Jakarta, IDN Times - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tidak semestinya hanya menjadi momentum seremonial untuk mengenang kemerdekaan. Mahasiswa menilai, peringatan kemerdekaan juga harus menjadi ruang untuk mengevaluasi sejauh mana cita-cita kemerdekaan telah diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.
Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Kepresidenan Mahasiswa Trisakti, Arief Rizquna. Menurutnya, momentum Agustus harus dimanfaatkan untuk mengajukan pertanyaan yang lebih mendasar mengenai makna kemerdekaan saat ini, dan siapa saja yang benar-benar merasakan manfaatnya.
“Bagi saya, HUT Republik Indonesia tidak semestinya hanya dimaknai sebagai ritual tahunan untuk mengingat bahwa kita pernah merdeka. Justru setiap Agustus kita perlu mengajukan pertanyaan yang lebih mendasar: apa makna kemerdekaan hari ini, dan siapa yang benar-benar merasakan kemerdekaan itu?” kata Arief kepada IDN Times, Minggu (16/8/2026).
