Jakarta, IDN Times - Memasuki dua tahun pemerintahannya, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle (perombakan) kabinet. Tepat pada Kamis (1/10/2026), Prabowo melantik 15 pejabat tinggi negara dalam reshuffle ke-7 ini. Salah satunya adalah Sugiono.
Sugiono dari yang semula menjabat Menteri Luar Negeri, dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), menggantikan Pratikno. Sementara kursi Menlu yang ditinggalkannya diisi oleh Arrmanatha Christiawan Nasir. Arrmanatha sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.
Sugiono bukan orang baru dalam pemerintahan Prabowo. Namanya telah berada di dalam tim sinkronisasi pembentukan pemerintahan Prabowo. Ia diketahui merupakan salah satu orang dekat dan kepercayaan Prabowo Subianto.
Sugiono lahir pada 11 Februari 1979 di Takengon, Aceh. Ia sesungguhnya lahir dari orang tua yang berasal dari Jawa Tengah. Itu sebabnya ia maju sebagai calon anggota DPR dari dapil Jawa Tengah I pada periode 2019 hingga 2024.
Di Pemilu Legislatif 2024 hingga 2029, Sugiono, kembali lolos. Ia berhasil meraih 62.855 suara.
Sugiono juga kerap mendampingi kunjungan kerja Prabowo di dalam dan luar negeri. Termasuk ketika saat ini, Prabowo berada di Prancis untuk menghadiri pembukaan Olimpiade 2024 Paris.
Meski usianya masih 47 tahun, tetapi Sugiono sudah dipercaya untuk mengemban banyak jabatan strategis di Partai Gerindra oleh Prabowo. Ia kini diketahui menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra periode 2025–2030. Bahkan, Prabowo pernah menyanjung kader mudanya itu sebagai salah satu kesatria jedinya.
Dalam epos Star Wars yang populer di Hollywood, kesatria jedi adalah orang-orang yang memiliki kemampuan khusus. Cara berpikir yang bijak, cerdas, dan juga pandai bertarung.
Lalu, bagaimana rekam jejak Sugiono di dunia politik?
