Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSI kirim bantuan untuk korban bencana di Sumbar
PSI kirim bantuan untuk korban bencana di Sumbar (dok. Tim Media PSI)

Intinya sih...

  • PSI kirim satu truk sembako ke Sumbar

  • Aksi solidaritas sesuai instruksi DPP PSI

  • PSI bantah gelar fun walk di tengah bencana

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar aksi kemanusiaan untuk membantu korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar).

Aksi pengiriman bantuan ini diselenggarakan DPW PSI Riau, bertepatan dengan momen Car Free Day (CFD) di Kota Pekanbaru, Minggu (30/11/2025).

1. Kirim satu truk berisi sembako

Situasi pasca banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu (30/11/2025) (Dok. BNPB)

Ketua DPW PSI Riau, Kelmi Amri, bersama Sekretaris Juandy Hutauruk memimpin langsung pelepasan bantuan berupa satu truk berisi sembako. Seluruh bantuan tersebut merupakan donasi dari para kader dan masyarakat, dan akan disalurkan ke lokasi banjir bandang yang paling dekat dengan wilayah Riau.

“Kami siap memfasilitasi masyarakat yang ingin berdonasi. Bantuan yang masuk akan kami antarkan langsung ke lokasi musibah,” kata Kelmi dalam keterangannya.

Kelmi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Pekanbaru atas antusiasme dan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut.

2. Sesuai instruksi DPP PSI

Situasi pasca banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu (30/11/2025) (Dok. BNPB)

Sementara, Juandy menegaskan, aksi solidaritas ini merupakan tindak lanjut instruksi DPP PSI untuk menggerakkan kader dalam membantu korban bencana. PSI juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Riau yang memberikan ruang bagi partai berlambang gajah itu untuk berkontribusi melalui kegiatan publik.

Melalui aksi ini, PSI Riau berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

3. PSI bantah gelar fun walk di tengah bencana melanda Sumatra

PSI (dok. Tim Media Partai Solidaritas Indonesia)

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menginstruksikan agar DPW PSI Riau membatalkan acara fun walk yang digelar di Pekanbaru pada Minggu (30/11/2025).

Ketua DPW PSI Provinsi Riau, Kelmi Amri mengatakan, acara fun walk sudah disepakati untuk dibatalkan setelah dapat perintah dari Kaesang pada Kamis (27/11/2025) malam.

“Sejak dua hari lalu Ketum PSI sudah membatalkan untuk hadir dalam acara tersebut karena timing acara yang tidak tepat dengan bencana Sumatra,” kata Kelmi dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).

Kelmi menegaskan, poster acara fun walk DPW PSI Pekanbaru merupakan poster lama yang dibuat sebelum adanya bencana Sumatra.

“Itu materi publikasi yang kami buat sebelum bencana terjadi, kami publikasikan di medsos DPW Riau pada tanggal 25 November 2025. Acara telah kami siapkan lama sebelum bencana melanda Aceh, Sumut dan Sumbar,” tutur dia.

Kelmi lantas menjelaskan, acara fun walk tersebut diganti menjadi penggalangan dana dan penyerahan bantuan untuk korban bencana di Sumatra.

“Sesuai arahan Ketua Umum, kami DPW PSI Riau sudah mengganti acara tersebut menjadi penggalangan dana, penyerahan bantuan untuk korban bencana Sumatra serta jalan sehat,” tuturnya.

Selain itu, Kaesang melalui rapat tanggal 28 November sudah memberikan arahan kepada beberapa Ketua DPW di Sumatra untuk mendirikan Posko Tanggap Bencana.

"Saat yang sama Mas Kaesang juga sudah memerintahkan pendirian pos bantuan dan tanggap bencana PSI di 3 provinsi. Kami DPW PSI Riau juga ditugaskan untuk mendukung posko ke titik bencana terdekat,” imbuh dia.

Adapun, DPW PSI Riau sempat jadi sorotan publik usai beredar poster akan menggelar fun walk di Pekanbaru. Acara yang rencananya dihadiri Kaesang ini diselenggarakan pada Minggu (30/11/2025). Kegiatan itu menuai polemik karena dianggap tidak sensitif terhadap bencana nasional yang sedang melanda beberapa titik di Sumatra.

Pada poster tersebut tampak pula sosok Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep dan Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni.

Editorial Team