Jakarta, IDN Times - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Keadilan menggeruduk markas Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).
Puluhan mahasiswa tersebut tiba di Mabes Polri sekitar pukul 14.46 WIB. Mereka berkumpul di depan Gedung Museum Polri. Mahasiswa mambawa sepanduk sambil menyuarakan kebijakan pemerintah yang dianggap gagal.
Salah satunya adalah tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap karut-marut. Mahasiswa menganggap MBG tak sejalan dengan ruh awal pemerintah, bahkan dinilai menjadi ladang bancakan di tataran elite negeri.
"Kami datang ke sini bukan antek-antek asing," ujar orator.
Ishak, salah satu perwakilan mahasiwa mengatakan, program MBG seolah menjadi bancakan di kalangan pemerintah. Ia pun memyoroti sejumlah instansi yang ikut terlibat dalam pembangunan SPPG, termasuk TNI-Polri.
"Beberapa juga pengusaha-pengusaha ataupun pejabat-pejabat, sehingga ada dugaan kuat pasti ada tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme di dalamnya," kata dia.
Ia meminta agar pemerintah menghentikan program MBG karena lebih banyak mudaharat ketimbang manfaatnya. Hal Ini sejalan dengan maraknya kasus-kasus keracunan MBG. Ia bahkan membuat diksi MBG menjadi "Maling Berkedok Gizi."
"Hentikan MBG atau Maling Berkedok Gizi ini," kata dia.
