Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mahfud Soal Kepala BGN Dicopot: Bagus, Dadan Cuma Ngerti Ilmu Serangga

Mahfud Soal Kepala BGN Dicopot: Bagus, Dadan Cuma Ngerti Ilmu Serangga
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD. (Tangkapan layar YouTube Mahfud MD)
Intinya Sih
  • Mahfud MD menilai pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN sebagai langkah tepat karena Dadan dianggap hanya memahami ilmu serangga dan kurang menguasai birokrasi pemerintahan.
  • Mahfud mengungkapkan dirinya sudah lama meminta agar BGN diperiksa, dan kini dugaan kasus korupsi di lembaga tersebut memperkuat alasan pencopotan Dadan oleh Presiden Prabowo.
  • Presiden Prabowo menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru serta mengganti dua wakil kepala, menandai restrukturisasi kepemimpinan di lembaga tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD menyambut positif dicopotnya Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, pemecatan itu merupakan langkah yang tepat.

"Bagus (Dadan dicopot). Saya kira, ndak begini, orang memprotes pencopotan Dadan Hindayana itu kan sudah lama," kata dia saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).

1. Dadan hanya paham ilmu serangga, tak paham birokrasi pemerintahan

Mahfud MD, Menko Polhukam
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD ketika ditemui di area Senayan Park, Jakarta Pusat. (IDN Times/Santi Dewi)

Mahfud mengatakan, sejak awal Dadan menjabat di pucuk kepemimpinan BGN, sudah terlihat kualitasnya. Dadan disebut hanya mengerti ilmu di bidang serangga dan tak paham birokrasi pemerintahan.

Dadan sendiri merupakan lulusan terbaik S1 Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan di Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1990.

"Saya kira tidak sampai dua bulan BGN itu terbentuk, itu Dadan Hindayana sudah kelihatan hanya ngerti ilmunya, ilmu bidang serangga ya. Tetapi tidak ngerti birokrasi pemerintahan, tidak ngerti hukum anggaran dan sebagainya. Sehingga kita semua protes. Tidak paham teknokrasi dia," bebernya.

2. Mahfud sudah lama ingatkan agar diperiksadad

Mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD saat ditemui di Gedung MK, Jakarta Pusat
Mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD saat ditemui di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Mahfud sendiri mengaku sudah sejak lama mendorong agar BGN diperiksa secara menyeluruh. Pernyataannya itu seakan terbukti, kini Dadan tersandung dugaan kasus korupsi.

"Sehingga kita sudah lama protes. Baru sekarang dikabulkan oleh Presiden dan ternyata di kantornya ada masalah korupsi yang didugakan oleh kejaksaan. Ya toh? Kan saya udah tiga bulan lalu sudah mengatakan, itu harus diperiksa. Anggaran sekian dipermasalahkan oleh masyarakat, kok tidak ada laporan pertanggungjawabannya kepada masyarakat. Tidak dibantah bahwa itu salah atau benar gitu. Nah sekarang meledak," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Mahfud menilai, Presiden RI, Prabowo Subianto kini mulai responsif terhadap tuntutan masyarakat.

3. Prabowo copot Dadan Cs

Dadan Hindayana
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana menggunakan rompi merah muda usai diperiksa di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Adapun, Prabowo resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, menggantikan Dadan Hindayana. Selain itu, Prabowo juga menetapkan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono untuk mengisi posisi Wakil Kepala BGN yang sebelumnya dijabat Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Pergantian itu disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi bersama Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M Qodari di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More