Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo , Rabu (24/6/2026). Dalam membuka pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyapa sejumlah pejabat yang hadir.
Saat menyapa Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, hadirin memberikan tepuk tangan meriah. Prabowo kemudian heran dengan riuhnya sambutan untuk Sherly.
"Seperti pemenang Piala Citra," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo berseloroh susah mengganti Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit prabowo. Prabowo mengatakan, susah mengganti Panglima TNI dan Kapolri karena keduanya memiliki unsur namanya.
"Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Panglima TNI ada Subiyantonya, Kapolri ada Prabowonya. Susah kalau diganti," ucap dia.
Prabowo kemudian menyapa pejabat lainnya. Setelah itu, Prabowo sempat berhenti bicara, badannya berputar seolah mencari seseorang yang belum disapanya.
Beberapa detik kemudian, Prabowo menyadari belum menyapa Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
"Oh, Sekretaris Kabinet Republik Indonesia," kata Prabowo disambut riuh hadirin.
Prabowo menyebut, Teddy masih berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) tapi mendapat sambutan meriah.
"Baru Letkol, Letkol kok disambut kaya begitu, Presidennya aku. Letkol Teddy Indra Wijaya," ucap Prabowo melanjutkan.
