Hari kedua kunjungan di Lampung, Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo mengunjungi Kawasan Sentra UMKM Maliosewu di Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu ( 27/6/2026) (Dok. DPP PSI)
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, menegaskan blusukan Jokowi ke berbagai bukan untuk melakukan manuver politik jelang Pemilu 2029. Ia memastikan tak ada dualisme kepemimpinan alias matahari kembar pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Bestari pun menyebut, kunjungan Jokowi ke daerah justru untuk mengajak masyarakat terus mendukung program-program kerja pemerintahan Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka.
"Justru ini buat masyarakat untuk mengetahui bahwa, bahkan yang mau disampaikan Pak Jokowi juga adalah dukungan terhadap Mas Pak Prabowo dan Mas Gibran. Dukung program-program kerjanya," kata dia saat dihubungi IDN Times, Selasa, 23 Juni 2026.
"Tidak ada itu matahari kembarlah, persiapan (jelang Pemilu 2029) A, B, C, D lah," sambungnya.
Rencana Jokowi 'turun gunung' ke berbagai daerah juga disebut untuk mengunjungi langsung masyarakat. Kegiatan ini sebenarnya bukan hal baru bagi Jokowi. Mengingat, ia sering menemui masyarakat di kediamannya di Surakarta, Jawa Tengah. Bestari lantas mengajak seluruh pihak untuk tidak terus berburuk sangka.
"Ya murni untuk mengunjungi masyarakat, kan setiap hari kita lihat di rumah Pak Jokowi itu ramai, nanti dibilang 'wah Pak Jokowi sengaja menghadirkan'. Buruk sangka terus itu. Berpolitik itu ndak boleh berburuk sangka, berbaik sangkalah," ungkap Bestari.