Comscore Tracker

10 Capim KPK Mulai Rangkaian Fit and Proper Test Hari Ini di DPR

Hari ini yang diujikan adalah pembuatan makalah

Jakarta, IDN Times - Di saat publik tengah fokus pada rencana DPR yang kompak membonsai kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui revisi UU nomor 30 tahun 2002, parlemen melanjutkan agenda mereka mengenai 10 capim institusi antirasuah. Proses itu tetap berjalan usai Presiden Joko "Jokowi" Widodo telah melayangkan surat kepada DPR mengenai restunya terhadap 10 nama capim KPK yang sudah disaring oleh pansel, pada pekan lalu. 

Pada Senin (9/9), 10 calon pimpinan KPK mulai menjalani serangkaian uji kepatutan dan kelayakan. Konfirmasi diperoleh dari salah satu capim yakni Lili Pintauli Siregar pada Minggu (8/9). Lili mengaku dikirimi surat oleh pihak DPR pada (5/9) lalu mengenai rangkaian seleksi fit and proper test yang harus ia dan sembilan capim lainnya jalani. 

"Besok (hari Senin) masih tes ujian makalah. Ngetik makalah dimulai pukul 14:00 WIB," kata Lili kepada IDN Times melalui pesan pendek pada Minggu malam kemarin. 

Perempuan yang pernah menjadi advokat itu mengaku juga menjalani proses yang serupa ketika mengajukan diri sebagai calon pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

"Kalau pengalaman aku ikut seleksi LPSK dua periode ya begini di komisi tiga pertama test buat makalah, setelah itu baru uji kepatutan dan kelayakan," tutur dia. 

Lalu, kapan uji kepatutan dan kelayakan akan ia lalui? 

1. Capim mengaku belum mengetahui kapan mereka akan diwawancarai oleh DPR

10 Capim KPK Mulai Rangkaian Fit and Proper Test Hari Ini di DPRIDN Times/Santi Dewi

Lili mengatakan sesungguhnya apa yang mereka lalui tidak jauh berbeda dengan proses dengan panitia seleksi. 

"Kalau di pansel, wawancara itu dinamakan uji publik. Sedangkan, di DPR namanya fit and proper test," kata Lili semalam. 

Sementara, ia mengaku belum dikirim pemberitahuan kapan anggota komisi III DPR akan melakukan proses wawancara. 

"Untuk undangan wawancaranya belum ada," tutur dia. 

Baca Juga: Saat Mereka yang Pro dan Menentang Pansel Capim Bertemu di Gedung KPK

2. Anggota Komisi III DPR memulai fit and proper test dengan meminta keterangan dari pansel capim KPK

10 Capim KPK Mulai Rangkaian Fit and Proper Test Hari Ini di DPR(Pansel capim KPK periode 2019-2023) IDN Times/Santi Dewi

Sebelum dilakukan proses uji kepatutan dan kelayakan para capim pukul 14:00 nanti, rupanya anggota komisi III sudah memulai kegiatannya. Pada pagi ini mereka bertemu dengan panitia seleksi capim KPK. 

Rapat itu dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III dari fraksi PDI Perjuangan, Herman Hery. Selama rapat, komisi III menanyakan kepada pansel mengenai hasil seleksi capim periode 2019-2023. Rapat tersebut masih berjalan hingga kini dan dinyatakan terbuka untuk umum. 

3. Koalisi masyarakat sipil pesimistis Komisi III DPR akan memilih capim KPK yang kredibel

10 Capim KPK Mulai Rangkaian Fit and Proper Test Hari Ini di DPR(Aksi pegawai KPK protes revisi UU KPK) Dokumentasi Biro Humas KPK

Sementara, organisasi Indonesia Corruption Watch (ICW) sudah pesimistis terhadap rangkaian uji kepatutan dan kelayakan yang digelar oleh komisi III pada pekan ini. Menurut peneliti ICW, Kurnia Ramadhana, pendapatnya tersebut dinilai tidak berlebihan lantaran masih banyak capim KPK yang memiliki rekam jejak kelam. 

"Pertama, mengenai integritas. Hal itu bisa dilihat dari hal sederhana seperti dari sisi kepatuhan melaporkan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) yang lengkap. Kami tidak lagi mengerti kalau misalnya DPR meloloskan figur-figur yang tidak patuh LHKPN padahal pemerintah, Presiden bersama DPR yang membuat undang-undang 28/1999 tentang kewajiban LHKPN. Kalau ini pun tidak diindahkan oleh DPR maka kita sudah tidak paham lagi apa indikator utama yang dibuat oleh DPR," kata Kurnia di kantor ICW Kalibata pada Minggu (8/9). 

Kedua, komisi III, kata Kurnia lagi, diharapkan bisa memperhatikan rekam jejak para capim institusi antirasuah. Apalagi selain ada yang tidak patuh melaporkan LHKPN, ada pula capim yang diduga pernah melanggar kode etik dan menyumbat kinerja KPK. 

Kalian penasaran terhadap 10 capim KPK yang mulai mengikuti rangkaian uji kepatutan dan kelayakan mulai hari ini? Berikut daftarnya: 

1. Alexander Marwata (Komisioner aktif KPK)
2. Firli Bahuri (Polri) 
3. I Nyoman Wara (BPK)
4. Johanis Tanak (Jaksa)
5. Lili Pintauli Siregar (Advokat)
6. Luthfi Jayadi Kurniawan (Dosen)
7. Nawawi Pomolango (Hakim)
8. Nurul Ghufron (Dosen)
9. Roby Arya (PNS Kementerian Sekretariat Kabinet)
10. Sigit Danang Joyo (PNS Kementerian Keuangan)

Baca Juga: [BREAKING] Ini Daftar 10 Capim KPK yang Diserahkan ke Presiden Jokowi

Topic:

  • Santi Dewi

Berita Terkini Lainnya