Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sumba Barat Daya Diguncang Gempa M5,9, Tak Berpotensi Tsunami
Ilustrasi gempa (IDN Times/Arief Rahmat)
  • Gempa magnitudo 5,9 mengguncang Sumba Barat Daya pada Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 05.55 WIB, dengan pusat di laut 29 kilometer barat daya Kodi.

  • BMKG menyatakan hasil pemodelan gempa tidak menunjukkan potensi tsunami di wilayah Indonesia.

  • Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah Sumba serta Kota Bima; BMKG mengimbau warga tetap tenang, memeriksa bangunan rusak, dan tidak percaya informasi media sosial yang belum terverifikasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (4/10/2026), pukul 05.55 WIB

Gempa magnitudo 5,9 mengguncang Sumba Barat Daya. BMKG menyatakan gempa di laut 29 kilometer barat daya Kodi itu tidak berpotensi tsunami.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gempa bumi magnitudo 5,9 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya dan sejumlah wilayah sekitarnya. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
  • Who?
    Masyarakat di Sumba Barat Daya, Walikabubak, Walibakul, Raba, dan Kota Bima merasakan guncangan. BMKG menyampaikan informasi serta imbauan keselamatan.
  • Where?
    Pusat gempa berada di laut, sekitar 29 kilometer barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya. Guncangan dirasakan antara lain di Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi.
  • When?
    Gempa terjadi pada Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 05.55 WIB.
  • Why?
    Penyebab gempa per saat ini masih belum diketahui. BMKG menyatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.
  • How?
    BMKG mengimbau warga tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi di media sosial, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gempa besar M5,9 menggoyang Sumba Barat Daya pada Minggu pagi. Gempa ada di laut dekat Kodi. Orang-orang di Kodi, Walakabubak, Waibakul, Raba, dan Kota Bima ikut merasakannya. BMKG bilang tidak ada bahaya tsunami. Sekarang warga diminta tetap tenang, jangan percaya kabar sembarangan, dan jauhi bangunan retak atau rusak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, informasi cepat dari BMKG bahwa gempa M5,9 tidak berpotensi tsunami memberi dasar penting bagi masyarakat untuk tetap tenang. Penjelasan lokasi kejadian serta imbauan menghindari bangunan retak juga membantu warga menyikapi situasi dengan lebih waspada dan terarah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Barat (NTB) diguncang gempa dengan magnitudo (M)5,9. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, gempa terjadi pada Minggu (4/10/2026), pukul 05.55 WIB.

Lokasi gempa berada di laut 29 kilometer barat daya Kodi, Sumba Barat Daya. BMKG menyampaikan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," tulis BMKG dalam keterangannya.

Sejumlah daerah turut merasakan gempa tersebut, mulai dari wilayah Sumba Barat Daya, seperti Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, Kodi. Kemudian Kota Walikabubak, Kota Walibakul, Kota Raba. Selain itu, masyarakat di Kota Bima juga turut merasakan guncangan.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial.

"Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi," kata BMKG.

Curated For You

Editorial Team

Related Article