Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Inovasi AI di Lingkungan Kampus
Program Data Unboxed @Campus bertajuk “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” yang digelar di Auditorium Universitas Udayana, Bali, Jumat (10/4). (dok. Telkom)
  • Telkom berkolaborasi untuk menghadirkan program Data Unboxed @Campus di Universitas Udayana untuk memperkuat ekosistem AI nasional lewat sinergi antara kampus dan industri.

  • Diskusi panel membahas implementasi nyata AI di industri, pengembangan talenta digital, serta peran Telkom AI Center of Excellence dengan lima pilar kolaboratif dari riset hingga penerapan solusi.

  • Telkom mendukung literasi data kampus dengan menyediakan perangkat dan akses Databoks Premium guna mendorong riset, pembelajaran berbasis data, serta peningkatan kapabilitas AI mahasiswa.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Telkom Indonesia berkolaborasi dengan Katadata Indonesia melalui program Data Unboxed @Campus untuk memperkuat ekosistem kecerdasan buatan (AI) dan mendorong inovasi digital di lingkungan kampus.
  • Who?
    PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Katadata Indonesia, Universitas Udayana, serta mahasiswa dan praktisi industri seperti Andri Herawan Sasoko, Komang Budi Aryasa, dan I Putu Agus Eka Darma Udayana.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Auditorium Universitas Udayana, Bali, dengan dukungan fasilitas tambahan berupa perangkat desktop dan akses Databoks Premium di perpustakaan kampus tersebut.
  • When?
    Acara utama digelar pada Jumat, 10 April, dengan keterangan lanjutan disampaikan oleh pihak Telkom pada 14 April tahun berjalan.
  • Why?
    Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara industri dan akademisi dalam pengembangan talenta digital serta mempercepat penerapan solusi berbasis AI bagi berbagai sektor nasional.
  • How?
    Melalui forum diskusi interaktif, penyediaan akses data Databoks, pembentukan AI Center of Excellence Telkom, serta lima pilar kolaboratif yang mencakup riset hingga implementasi nyata teknologi AI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari upaya akselerasi transformasi digital Indonesia. Salah satu upaya tersebut, diwujudkan melalui kolaborasi bersama Katadata Indonesia dalam program Data Unboxed @Campus bertajuk “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” yang digelar di Auditorium Universitas Udayana, Bali, Jumat (10/4). Kegiatan ini menghadirkan diskusi bersama pelaku industri profesional yang interaktif dengan mahasiswa guna membuka wawasan pemanfaatan AI dalam penguatan talenta, pengembangan inovasi, serta percepatan ekosistem AI nasional secara kolaboratif antara kampus dan industri.

Forum ini turut menjadi bagian dari inisiatif Telkom dalam memperkuat ekosistem digital nasional melalui pendekatan end-to-end, mulai dari pengembangan talenta, riset, hingga implementasi solusi berbasis AI yang nyata dari hulu ke hilir bagi berbagai sektor. Inisiatif ini juga selaras dengan peran Telkom sebagai enabler transformasi digital Indonesia yang terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing bangsa dan berdampak pada peningkatan ekonomi digital.

1. Pemanfaatan AI dengan kearifan lokal

ilustrasi artificial intelligence (freepik.com/DC Studio)

Forum dibuka dengan sambutan Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., yang menekankan bahwa pemanfaatan AI perlu didorong secara inklusif di seluruh bidang, tidak terbatas pada sektor teknologi, dengan tetap berakar pada kearifan lokal guna memperkuat identitas dan daya saing bangsa. Lebih lanjut disampaikan bahwa upaya tersebut memerlukan kolaborasi multipihak yang terintegrasi antara industri, pemerintah, dan akademisi untuk menghadirkan dampak nyata melalui penguatan riset dan co-creation yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko menekankan bahwa AI kini telah menjadi fondasi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan transformasi digital. “AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan enabler utama yang menentukan daya saing bangsa. Telkom memandang penguatan ekosistem AI harus dilakukan secara kolaboratif, dengan kampus sebagai pusat inovasi dan talenta, serta industri sebagai akselerator implementasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” pungkas Andri pada keterangannya, (14/4).

Lebih lanjut, Andri juga menegaskan pentingnya memupuk talenta AI dan membangun ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan, di mana sinergi antara teknologi, infrastruktur, akses data dan kesiapan talenta menjadi kunci dalam menciptakan solusi berbasis AI yang relevan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memastikan ketersediaan talenta digital yang adaptif, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan industri ke depan.

2. Implementasi AI dan dampaknya

ilustrasi AI (unsplash.com/Zulfugar Karimov)

Pada sesi panel discussion, diskusi menghadirkan VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko, EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa bersama Dosen dan Praktisi di bidang AI I Putu Agus Eka Darma Udayana selaku perwakilan dari akademisi. Diskusi ini mengupas implementasi nyata AI di industri, kesiapan talenta digital, hingga pentingnya integrasi antara riset kampus dan kebutuhan pasar agar setiap inovasi yang dihadirkan tepat sasaran dan dapat dihilirisasi secara optimal.

Pada sesi diskusi, Komang menjelaskan bagaimana Telkom telah mengimplementasikan AI secara konkret melalui berbagai solusi digital, sekaligus memperkuat kapabilitasnya melalui Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang ditopang dengan lima pilar yang dijalankan melalui pendekatan kolaborasi pentahelix.

Pilar pertama, AI Campus, berperan sebagai “hulunisasi” dengan fokus pada riset, pembelajaran, dan pengembangan kompetensi AI di lingkungan akademik. Pilar lainnya berfungsi sebagai “hilirisasi”, yaitu AI Playground untuk uji coba cepat dan pengembangan prototipe, AI Connect untuk memperkuat jejaring kolaborasi antara kampus, komunitas, pemerintah, dan industri, AI Hub yang berfungsi sebagai pusat berbagi use case dan solusi AI yang siap diimplementasikan, serta AI Native sebagai fondasi penerapan AI dalam cara kerja internal TelkomGroup.

“Telkom telah mengembangkan berbagai use case AI yang terintegrasi dengan platform data dan digital services, mulai dari analitik bisnis hingga pengambilan keputusan berbasis data. Melalui AI Center of Excellence, kami membangun kapabilitas end-to-end, dari data, model, hingga deployment agar AI tidak berhenti di konsep, tetapi benar-benar memberikan value nyata bagi industri dan masyarakat,” jelas Komang.

Keterlibatan mahasiswa menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Selain mengikuti sesi keynote dan panel discussion, mahasiswa juga berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab interaktif, diskusi langsung dengan narasumber, serta eksplorasi studi kasus implementasi AI di dunia industri. Tidak hanya itu, mahasiswa juga mendapatkan akses terhadap platform data Databoks dari Katadata untuk memperkuat literasi data dan kemampuan analitis, sekaligus didorong untuk memahami bagaimana data dan AI dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang profesi.

3. Mendukung riset dan pembelajaran berbasis data

Program Data Unboxed @Campus bertajuk “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” yang digelar di Auditorium Universitas Udayana, Bali, Jumat (10/4). (dok. Telkom)

Sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap penguatan literasi data di lingkungan kampus, Telkom bersama Katadata turut menyalurkan bantuan berupa penyediaan satu unit perangkat desktop di perpustakaan Universitas Udayana yang dilengkapi dengan akses penuh ke Databoks Premium selama satu tahun, serta akses langganan bagi 100 mahasiswa selama satu bulan. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung kegiatan riset, analisis data, pembelajaran berbasis data dan tentunya pengembangan kapabilitas AI di kalangan mahasiswa dan civitas akademika.

Melalui program ini, Telkom bersama Katadata juga mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih aplikatif, di mana mahasiswa tidak hanya memahami konsep AI secara teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata terkait implementasi dan peluang karier di era digital. Ke depan, Telkom akan terus memperkuat perannya dalam mengembangkan ekosistem AI nasional melalui penguatan infrastruktur digital sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Telkom dalam menghadirkan inovasi digital yang memberikan nilai tambah bagi kemajuan bangsa. (WEB)

Editorial Team