Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tiket Upacara HUT ke-81 RI Ditambah 3.400, Pendaftaran Resmi Dibuka!
Pembawa baki bendera Merah Putih HUT ke-80 RI, Bianca Alessia Christabella Lantang dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Pemerintah membuka pendaftaran tambahan 3.400 tiket upacara HUT ke-81 RI di Istana pada 11 Agustus 2026 melalui pandang.istanapresiden.go.id, sehingga total kuota masyarakat menjadi 8.900.
  • Kuota tambahan dibagi untuk upacara pagi dan penurunan bendera, menyusul lebih dari 336 ribu pendaftar pada gelombang pertama. Pemerintah memprioritaskan warga yang belum pernah hadir di Istana.
  • Sepanjang Agustus 2026, pemerintah menyiapkan Bulan Kemerdekaan, mencakup zikir kebangsaan, penganugerahan tanda jasa, pidato kenegaraan Presiden, ziarah nasional, upacara, pesta rakyat Monas, dan Merdeka Run.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
5 hingga 9 Agustus 2026

Pendaftaran gelombang pertama untuk 5.500 tiket upacara HUT ke-81 RI berlangsung. Lebih dari 336 ribu orang mengikuti pendaftaran.

10 Agustus 2026

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan 3.400 tiket tambahan akan dibagi untuk sesi upacara pagi dan penurunan bendera.

11 Agustus 2026

Pemerintah membuka pendaftaran kuota tambahan 3.400 tiket melalui situs pandang.istanapresiden.go.id. Kuota tambahan disediakan karena tingginya antusiasme masyarakat.

17 Agustus 2026

Upacara HUT ke-81 RI digelar di Istana Kepresidenan. Total 8.900 tiket dibagikan kepada masyarakat untuk mengikuti upacara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah menambah 3.400 kuota tiket bagi masyarakat untuk mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Istana Kepresidenan, sehingga total kuota menjadi 8.900 tiket.
  • Who?
    Masyarakat dapat mendaftar tiket; Kementerian Sekretariat Negara membuka kuota tambahan, sementara Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pembagian tiket dalam dua sesi.
  • Where?
    Upacara berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pemegang tiket kuota tambahan ditempatkan di blok tambahan halaman depan Istana Merdeka dengan pandangan terbatas dan layar LED.
  • When?
    Pendaftaran kuota tambahan dibuka Selasa, 11 Agustus 2026. Upacara HUT ke-81 RI dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026.
  • Why?
    Kuota ditambah karena tingginya antusiasme masyarakat. Lebih dari 336 ribu orang mendaftar pada gelombang pertama 5–9 Agustus 2026, melebihi 5.500 tiket yang tersedia.
  • How?
    Pendaftaran dilakukan melalui pandang.istanapresiden.go.id. Sebanyak 3.400 tiket dibagi untuk sesi upacara pagi dan penurunan bendera; pemerintah mengupayakan prioritas bagi warga yang belum pernah mengikuti upacara di Istana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah menambah 3.400 tiket untuk warga yang mau melihat upacara ulang tahun Indonesia ke-81 di Istana pada 17 Agustus 2026. Daftarnya dibuka 11 Agustus di situs Istana. Tiket dibagi untuk upacara pagi dan sore. Yang belum pernah datang ke Istana akan lebih diutamakan. Total tiket sekarang ada 8.900.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penambahan kuota dan pembagian dua sesi membuka ruang lebih luas bagi masyarakat untuk merasakan langsung peringatan kemerdekaan di Istana, terutama bagi mereka yang belum pernah hadir. Antusiasme pendaftar juga tercermin dalam rangkaian Bulan Kemerdekaan yang melibatkan beragam kelompok, kegiatan, serta kesempatan untuk menumbuhkan kebersamaan dan kebanggaan kebangsaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah resmi menambah jumlah kuota tiket bagi masyarakat untuk dapat mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Istana Kepresidenan pada Senin (17/8/2026). Jumlah kuota tiket yang ditambah mencapai 3.400. Pendaftaran untuk mendapatkan tiket tersebut mulai dibuka hari ini, Selasa (11/8/2026).

Masyarakat yang berminat bisa mendaftar lewat situs https://pandang.istanapresiden.go.id. Kuota tiket ini akan menempati blok tambahan di halaman depan Istana.

"Pendaftar di blok tambahan ini akan mengikuti upacara di halaman depan Istana Merdeka restricted view, namun tersedia layar LED. Mereka tetap mendapatkan fasilitas yang sama berupa suvenir resmi upacara dan jamuan snack," demikian yang tertulis di akun media sosial Kementerian Sekretaris Negara.

Kuota tambahan ini diberikan lantaran antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Sebelumnya, jumlah kuota yang diberikan di gelombang pertama mencapai 5.500 tiket. Dengan begitu, maka total tiket yang dibagikan kepada masyarakat untuk bisa menonton upacara HUT ke-81 mencapai 8.900.

1. Tiket bisa digunakan untuk menonton upacara kenaikan dan penurunan bendera

Ilustrasi logo HUT RI ke-81 (logohutri.istanapresiden.go.id)

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan, sebanyak 3.400 tiket akan dibagi dua sesi, yakni menonton detik-detik proklamsi kemerdekaan dan penurunan bendera Merah Putih pada sore hari.

"Nanti tentu akan kami bagi menjadi dua sesi, yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera untuk menambah atau mengakomodir jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di Istana," kata Prasetyo di dalam keterangan pada Senin (10/8/2026).

Menteri dari Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, kuota gelombang pertama 5.500 tiket diserbu warga pada periode 5 hingga 9 Agustus 2026. Menurut Prasetyo, lebih dari 336 ribu orang mengikuti proses pendaftaran tersebut, jauh melampaui kapasitas undangan yang tersedia.

"Ini menunjukkan dan membuktikan antusiasme masyarakat untuk dapat hadir mengikuti peringatan detik-detik proklamasi sangat tinggi," kata dia.

2. Pemerintah bakal memprioritaskan warga yang belum pernah ikut upacara di Istana

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prasetyo mengatakan, pemerintah berupaya memprioritaskan masyarakat yang belum pernah mengikuti upacara peringatan kemerdekaan secara langsung di Istana.

"Kami akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita, masyarakat kita yang belum pernah sama sekali," kata Prasetyo.

Dia juga mengapresiasi berbagai kegiatan masyarakat di seluruh Indonesia dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pemerintah mengajak masyarakat mengisi bulan kemerdekaan dengan berbagai kegiatan sesuai bidang dan keahlian masing-masing.

"Tentu kita semua memiliki keahlian, profesi, dan bidang masing-masing yang sebagai anak-anak Indonesia. Mari semua di bulan kemerdekaan ini kita isi dengan sesuatu hal dengan penuh rasa cinta tanah air, penuh semangat persatuan, penuh nasionalisme, penuh kebanggaan kepada bangsa dan negara yang kita cintai," ujar dia.

3. Rangkaian agenda HUT ke-81 RI

Konferensi pers penyampaian rangkaian agenda HUT ke-81 RI disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Pemerintah menyiapkan rangkaian kegiatan Bulan Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Beragam agenda akan digelar sepanjang Agustus 2026, mulai dari zikir dan doa ebangsaan, penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan, pidato kenegaraan Presiden, ziarah nasional, upacara peringatan detik-detik proklamasi, pesta rakyat di Monas, hingga Merdeka Run.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kebangsaan.

Agenda pembuka Bulan Kemerdekaan diawali dengan Zikir dan Doa Kebangsaan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kegiatan tersebut akan dihadiri pejabat negara, tokoh agama, serta jemaah lintas agama sebagai wujud rasa syukur sekaligus simbol kerukunan antarpemeluk agama di Indonesia. Total, ada 100 ribu orang kapasitas yang bisa hadir dalam acara tersebut.

Acara itu juga diisi Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo. Pemerintah juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.

"Tidak hanya di Jakarta. Pemerintah juga mengimbau pemerintah daerah, BUMN, BUMD termasuk untuk juga ikut berpartisipasi membuat berbagai kegiatan untuk merayakan eh kegiatan HUT RI ke-81 supaya meriah, dengan tetap memperhatikan kepentingan-kepentingan publik yang lain," ujar Juri dalam konferensi pers di kantor Kementerian Sekretaris Negara, Jakarta, Sabtu, 31 Juli 2026.

Rangkaian berikutnya adalah Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan yang akan digelar di Istana Negara. Presiden Republik Indonesia akan memberikan penghargaan kepada individu, institusi pemerintah, organisasi, maupun satuan tertentu atas jasa, prestasi, pengabdian, dan kesetiaan luar biasa kepada bangsa dan negara.

Penerima penghargaan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, tokoh agama, seniman, birokrat, militer, hingga tokoh masyarakat lainnya. Seluruh calon penerima telah melalui proses seleksi secara ketat dan transparan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan pada 14 Agustus 2026 dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada Sidang Tahunan MPR serta sidang bersama DPR dan DPD. Setelah itu, Prabowo akan menyampaikan pidato mengenai Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Rancangan Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPR.

Curated For You

Editorial Team

Related Article