Jakarta, IDN Times - Ketua harian pelaksana tim nasional Anies-Muhaimin (AMIN), Sudirman Said, meyakini orang tetap akan berbondong-bondong datang ke Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (10/2/2024) meski upaya penghalangan masih terjadi. Salah satu upaya penghalangan itu berupa pembatalan bus secara sepihak oleh pihak perusahaan. Padahal, sejumlah bus sudah disewa dan biaya sewanya sudah dibayar lunas.
"Semua orang akan datang (ke JIS) dan ikut serta dengan cara apapun. Mau ada yang dihalangi naik bus, naik motor, hingga kendaraan umum. Dia akan sewa segala macam. Jadi, kumpul akbar besok adalah bentuk apresiasi kepada semua pihak yang sudah terlibat dari awal," ujar Sudirman di Hotel Grand Melia, Jakarta Selatan pada Rabu malam (7/2/2024).
Pesan kedua yang ingin disampaikan melalui kumpul akbar pada Sabtu esok adalah membangun optimisme. AMIN ingin menampilkan para pendukungnya yang bersemangat dan memiliki perilaku baik.
"Karena ini bukan sekedar jumlah (orang yang hadir). Tetapi, juga attitude di lapangan seperti apa. Pasti Anda bisa membedakan massa yang dimobilisasi, apalagi yang dibayar, dengan massa yang datang sendiri dengan sukarela serta ongkos sendiri. Itu susananya beda sekali," kata mantan Menteri ESDM itu.
Ia mengatakan usai berkeliling ke sejumlah daerah dan berkampanye, Sudirman merasakan peningkatan energi. Apalagi antusiasme warga yang menyuarakan perubahan juga ikut meningkat.
