Jakarta, IDN Times - Pasukan timsus Yonif 315 Garuda dan tim Taipur Koops TNI Habema terlibat kontak senjata dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pada Jumat, 25 September 2026 di sekitar Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Anggota OPM yang berhasil dilumpuhkan merupakan bagian dari kelompok Daniel Aibon Kogoya.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto menjelaskan, keberadaan dan gerakan kelompok separatis itu berhasil terdeteksi lewat pantauan pesawat nirawak atau drone. Mereka akan masuk ke dalam permukiman warga untuk menebar teror.
Lucky menyebut, TNI tak langsung mengambil tindakan represif. Mereka sudah berupaya untuk mendekati anggota OPM sebelum kontak tembak terjadi.
"Kami telah terlebih dahulu melakukan berbagai upaya persuasif, mengetuk hati mereka agar mau meletakan senjata demi kedamaian di Tanah Papua," ungkap Lucky di dalam keterangan yang dikutip pada Sabtu (26/9/2026).
Anggota OPM merespons upaya TNI dengan ratusan peluru tajam. Kontak tembak pun, kata Jenderal bintang tiga itu, tak dapat dihindari.
