Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
TNI Ungkap Alasan Prajurit Mengemudikan Truk BBM Pertamina di Sumut
Prajurit TNI yang diperbantukan untuk sopir truk tangki BBM di Medan, Sumatra Utara. (Dokumentasi Istimewa)

  • TNI AD menugaskan 18 prajurit membantu distribusi BBM di Sumut atas permintaan Pemprov dan PT Elnusa Petrofin, bukan mengambil alih tugas sopir Pertamina.

  • Perbantuan berlangsung 14–17 Juli 2026 berdasarkan nota kesepahaman TNI–Pertamina untuk menjaga kelancaran distribusi energi dan pengamanan obyek vital nasional.

  • Pertamina memastikan stok BBM aman dan menargetkan antrean di SPBU kembali normal pada Sabtu, 18 Juli 2026 setelah peningkatan pengiriman hingga 40 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
20 September 2022

TNI dan PT Pertamina menandatangani nota kesepahaman tentang sinergi pengamanan obyek vital nasional dan dukungan distribusi energi.

14–17 Juli 2026

Perbantuan personel TNI untuk mendistribusikan BBM di Sumatra Utara berlangsung sesuai jadwal yang ditetapkan.

15 Juli 2026

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan dukungan terhadap perbantuan TNI guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar.

17 Juli 2026

Kodam I/Bukit Barisan mengklarifikasi bahwa keterlibatan prajurit TNI AD dalam distribusi BBM bersifat sementara dan bukan mengambil alih tugas Pertamina.

18 Juli 2026

Pertamina menargetkan antrean BBM di SPBU kembali normal pada hari Sabtu ini setelah peningkatan pengiriman ke SPBU di Medan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    TNI Angkatan Darat menugaskan 18 prajurit untuk membantu mengemudikan truk tangki BBM Pertamina di Sumatra Utara guna memperlancar distribusi bahan bakar yang sempat terhambat.
  • Who?
    Prajurit TNI AD, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, PT Elnusa Petrofin, dan Pertamina Patra Niaga Sumbagut terlibat dalam upaya pemulihan distribusi BBM; dukungan juga disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di wilayah Medan dan beberapa daerah di Sumatra Utara, dengan koordinasi antara Kodam I/Bukit Barisan dan fasilitas distribusi Pertamina setempat.
  • When?
    Penugasan berlangsung pada 14–17 Juli 2026, sementara kondisi antrean BBM ditargetkan kembali normal pada Sabtu, 18 Juli 2026.
  • Why?
    Tindakan dilakukan karena adanya antrean panjang akibat hambatan distribusi BBM di Medan serta meningkatnya permintaan bahan bakar yang memerlukan dukungan tambahan agar pasokan tetap lancar.
  • How?
    Berdasarkan nota kesepahaman antara TNI dan Pertamina tahun 2022, prajurit dikerahkan untuk mendampingi awak mobil tangki selama pendistribusian hingga situasi pasokan kembali normal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada banyak orang antre beli bensin di Medan karena truknya susah jalan. Terus ada 18 tentara bantu nyetir truk Pertamina supaya bensin bisa cepat sampai ke pom bensin. Mereka cuma bantu sebentar aja biar semua lancar. Pemerintah dan Pertamina bilang stok bensin aman dan nanti antreannya bisa normal lagi hari Sabtu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keterlibatan TNI dalam membantu distribusi BBM di Sumatra Utara menunjukkan kuatnya sinergi antarlembaga dalam menjaga kebutuhan masyarakat. Penugasan sementara ini dilakukan secara terukur berdasarkan permintaan resmi dan nota kesepahaman, sementara Pertamina juga mempercepat pemulihan pasokan. Kolaborasi ini mencerminkan koordinasi cepat demi memastikan layanan energi tetap lancar dan stabil bagi publik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Darat (AD) mengklarifikasi keterlibatan 18 prajurit yang menjadi sopir truk tangki Pertamina di Sumatra Utara. TNI membantah belasan prajurit itu mengambil alih tugas sopir truk tangki BBM Pertamina yang diisukan diberhentikan massal.

"Keterlibatan personel TNI AD bukan untuk mengambil alih tugas maupun kewenangan Pertamina ataupun PT Elnusa Petrofin, melainkan merupakan bentuk sinergi antarlembaga untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan lancar," ujar Kepala Dinas Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy ketika dikonfirmasi pada Jumat (17/7/2026).

Dia mengatakan, penugasan terhadap 18 prajurit itu dilakukan setelah Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dan PT Elnusa Petrofin mengajukan permohonan bantuan. Apalagi sejak awal pekan ini sudah terjadi antrean distribusi BBM di Medan. Karena distribusi yang terhambat, masyarakat pun kesulitan untuk mendapatkan pasokan BBM.

Sandy mengatakan, penugasan untuk membantu distribusi BBM di Medan didasari pada penanganan berbagai bencana di Sumut. Ketika itu, sempat terjadi hambatan distribusi logistik dan BBM. Dia juga menekankan perbantuan prajurit TNI ini bersifat sementara.

"Apabila distribusi BBM telah kembali normal maka perbantuan tersebut akan berakhir," kata dia.

1. Dukungan perbantuan personel TNI berlangsung pada 14-17 Juli 2026

Ilustrasi prajurit TNI (instagram.com/puspentni)

Dia mengatakan, permohonan bantuan bagi anggota untuk mendistribusikan BBM ke masyarakat didasari nota kesepahaman antara TNI dengan PT Pertamina nomor SP-016/C00000/2022-SO dan NK/20/IX/2022/TNI yang diteken pada 20 September 2022.

Isi nota kesepahaman tersebut yakni optimalisasi dan sinergi penyelenggaraan pengamanan obyek vital nasional strategis (obvitnas) dan obyek lainnya.

"Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa meningkatnya permintaan BBM/BBK (bahan bakar khusus) di Sumatra Utara memerlukan dukungan agar distribusi ke SPBU tetap berjalan tepat waktu. Karena itu, PT Elnusa Petrofin meminta bantuan personel TNI untuk melakukan pendampingan terhadap awak mobil tangki selama proses pendistribusian," kata Sandy.

Dia mengatakan, berdasarkan surat tersebut, maka perbantuan TNI untuk mendistribusikan BBM berlangsung hingga Jumat (17/7/2026).

"Dukungan personel dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli-17 Juli 2026," kata dia.

2. Istana dukung perbantuan TNI untuk mendistribusikan BBM

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sementara, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, membenarkan adanya perbantuan dari TNI untuk mendistribusikan BBM milik Pertamina agar bisa dikonsumsi masyarakat.

Prasetyo mengatakan, kehadiran prajurit TNI sebagai sopir adalah untuk memastikan proses distribusi BBM berjalan lancar tanpa gangguan.

"Bukan masalah TNI-nya, tapi bagaimana memastikan seluruh proses distribusi tidak boleh ada gangguan sedikitpun," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (15/7/2026).

Dia mengatakan, kehadiran prajurit TNI sebagai sopir diperlukan agar kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi.

"Untuk memastikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat semua terpenuhi," kata dia.

3. Pertamina menargetkan antrean kembali normal pada Sabtu esok

Ilustrasi SPBU Pertamina. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

Sementara, Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Sunardi, mengatakan, terjadinya kekosongan di sejumlah SPBU bukan dikarenakan stok BBM habis, melainkan dikarenakan adanya pembenahan manajemen transportasi.

"Saya sampaikan kondisi stok posisinya sekarang di IT (Integrated Terminal) Medan sangat aman," kata dia kepada media pada Rabu.

Sunardi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengantaran ke SPBU sebanyak 6.000 KL. Artinya, ada kenaikan 40 persen sebagai upaya me-recovery stok yang ada di SPBU.

"Stok Pertalite ada 16 hari, kemudian untuk Biosolar itu 7 hari namun kapalnya hari ini masuk. Kemudian untuk Pertalite besok ada kapal 32.000 KL masuk," kata dia.

Pihaknya sampai saat ini terus melakukan pemulihan. Pertamina Sumbagut, kata dia, menargetkan pada Sabtu (18/7/2026) antrean BBM sudah normal kembali.

"Masyarakat kami imbau tetap tenang. Insyaallah kami bisa penuhi untuk kebutuhan dalam jangka waktu sampai Sabtu, kira-kira mungkin sudah bisa normal kembali," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article