Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Fadia ditangkap bersama ajudan dan orang kepercayaannya dini hari tadi.
Mereka telah diperiksa di kantor KPK di Jakarta. Terbaru, KPK kembali membawa 11 orang terkait OTT ini untuk dimintai keterangan, sehingga totalnya 14 orang ditangkap.
"Tim juga mengamankan sejumlah pihak di Pekalongan dan saat ini juga sedang berjalan dibawa ke Jakarta. Malam ini nanti akan tiba, ada sekitar 11 orang yang dibawa ke Jakarta," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2026).
Sebelumnya, Budi menjelaskan, tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi pengadaan di Kabupaten Pekalongan. Namun, detail perkaranya baru akan disampaikan secara resmi dalam konferensi pers.
Ini merupakan OTT ketujuh KPK sekaligus yang pertama pada bulan suci Ramadan tahun ini. Adapun OTT pertama KPK di 2026 menjerat Pejabat Pajak di KPP Madya Jakarta Utara, OTT kedua terkait Wali Kota Madiun, Maidi, dan terakhir terhadap Bupati Pati Sudewo.
OTT keempat menjerat Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono. Sedangkan OTT kelima terkait direktorat Bea Cukai. Terakhir, KPK melakukan OTT terhadap Ketua dan Wakil Ketua Pengadioan Negeri Depok, Jawa Barat, terkait pengurusan perkara.
