Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral Parkir Liar Pasar Rebo, Warga Laporkan Bukti AI JAKI
Ilustrasi JAKI/ IDN Times Dini Suciatiningrum

  • Laporan warga soal parkir liar di Pasar Rebo viral setelah tanggapan dari aplikasi JAKI diduga menggunakan foto hasil editan AI yang menampilkan mobil hilang secara tidak wajar.
  • Warganet ramai menyoroti dugaan manipulasi foto tersebut dan mempertanyakan kredibilitas sistem pelaporan JAKI, bahkan menyinggung potensi pelanggaran hukum jika benar memakai teknologi AI.
  • Pemprov DKI melalui Yustinus berjanji menelusuri kasus ini, memastikan sanksi bagi pihak terkait, serta memperbaiki mekanisme respons laporan agar lebih transparan dan akurat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 Februari 2026

Laporan warga mengenai parkir liar di Pasar Rebo tercatat di aplikasi JAKI pada pukul 20.14 WIB dengan lokasi di Jalan Damai, Kalisari, Jakarta Timur. Warga menyoroti bukti tindak lanjut yang diduga hasil editan AI.

kini

Unggahan laporan tersebut viral di media sosial dan memicu berbagai komentar warganet. Pemprov DKI melalui Yustinus menyatakan akan menindaklanjuti dan memberi sanksi jika terbukti ada respon palsu menggunakan AI.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebuah laporan warga mengenai parkir liar di Pasar Rebo, Jakarta Timur, melalui aplikasi JAKI menjadi viral setelah tanggapan yang diterima diduga menggunakan foto hasil editan kecerdasan buatan (AI).
  • Who?
    Warga pengguna akun media sosial @sein** melaporkan kejadian tersebut dan menandai pejabat Pemprov DKI Jakarta, termasuk Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI, Yustinus Prastowo.
  • Where?
    Kejadian dilaporkan terjadi di Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, dengan koordinat 6,33750 LS dan 106,86024 BT.
  • When?
    Laporan parkir liar tercatat pada 15 Februari 2026 pukul 20.14 WIB dan menjadi viral beberapa waktu setelah unggahan warga muncul di media sosial.
  • Why?
    Dugaan muncul karena foto tindak lanjut laporan menunjukkan mobil yang sebelumnya terparkir tiba-tiba hilang tanpa perubahan lain pada gambar, sehingga dianggap sebagai hasil editan AI.
  • How?
    Pemprov DKI melalui Yustinus Prastowo menyatakan akan menelusuri kasus ini dan menjanjikan pemeriksaan serta sanksi jika terbukti ada penggunaan foto palsu dalam respon laporan JAKI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang di Jakarta lapor ada mobil parkir sembarangan lewat aplikasi JAKI. Tapi katanya, balasan dari petugas malah kirim foto yang kelihatannya hasil editan komputer pintar. Banyak orang di internet jadi ngomongin itu. Sekarang orang dari kantor Jakarta mau periksa dan janji kasih hukuman kalau benar ada yang bohong.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Aduan parkir liar di Pasar Rebo, Jakarta Timur, viral di media sosial. Seorang warga mengaku laporannya melalui aplikasi resmi Pemprov DKI Jakarta, JAKI, ditanggapi dengan foto yang diduga hasil editan kecerdasan buatan (AI).

Unggahan tersebut dibagikan oleh akun @sein**, yang menandai Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

"Pak @prastowoyustinus izin bertanya, maaf kalau kurang tepat pertanyaannya. Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai, dan coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain nggak ya?" tulisnya.

1. Warga menduga aduan direspon palsu

Laporan parkir liar di JAKI/ Dok Istimewa

Dalam foto yang diterima IDN Times, laporan parkir liar tercatat di JAKI pada 15 Februari 2026 pukul 20.14 WIB. Titik koordinat berada di 6,33750 LS dan 106,86024 BT, Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Namun, tangkapan layar tindak lanjut laporan menunjukkan mobil yang semula terparkir di lokasi mendadak hilang. Sementara posisi petugas dan sepeda motor tetap sama pada waktu identik, menimbulkan dugaan respons palsu.

2. Keluhan warga soal JAKI

Viral Laporan warga ditindaklanjuti dengan editan/Threads

Unggahan itu memicu komentar beragam dari warga yang menyoroti dugaan kejanggalan laporan melalui aplikasi JAKI. Beberapa komentar menyoroti indikasi foto hasil AI.

"Tanpa mengubah hal lain apapun pada foto, tolong edit gambar berikut dengan menghilangkan mobil yang terparkir. Editan tampak nyata dengan garis marka jalan berwarna putih yang tertutup mobil menjadi jelas tersambung," tulis seorang warganet.

Warganet lain menambahkan:

"Jangan2 laporan gw ke Jaki soal pengemudi Jaklinhko juga cuma diterima doang, dibalas ditindaklanjuti, kalau dulu zaman Anies ada bukti sangsinya... Paling bentar lagi gw diserang anak abah."

Ada juga yang menekankan aspek hukum:

"Kalau pakai AI harusnya ini sudah kriminal sih petugasnya. CRM itu sudah ada Pergubnya," komentar warganet lain.

3. Pemprov DKI akan telusuri

Tangkapan layar Threads @prastowoyustinus/dok Threads

Dalam tanggapan unggahan, Yustinus menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut. Bila terbukti merespons dengan AI, pelaku akan dikenai sanksi.

"Baik, akan saya tindak lanjuti. Mestinya tidak demikian. Saya akan minta dicek dan jika respon palsu, tentu akan diperiksa dan dikenai sanksi. Mohon maaf jika respon saya lambat, maklum sambil urus Paskahan, kondangan, dll," ujarnya.

Pemprov DKI menegaskan akan memperbaiki mekanisme tindak lanjut laporan melalui JAKI agar warga mendapat respons yang valid dan transparan.

Editorial Team