Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Waduk Aneka Elok Resmi Beroperasi, Jadi Solusi Banjir Jakarta Timur
Peresmian Waduk Aneka Elok oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, yang berlokasi di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Selasa (21/4/2026). (Dok/jakarta.go.id)
  • Waduk Aneka Elok diresmikan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin sebagai langkah pengendalian banjir dan penataan lingkungan di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung.
  • Kapasitas tampung waduk meningkat dari 32.370 menjadi 41.152 meter kubik, memperkuat sistem drainase dan mengurangi risiko genangan di wilayah rawan banjir Jakarta Timur.
  • Waduk difungsikan juga sebagai ruang publik dengan kegiatan sosial, edukasi, serta pelestarian lingkungan agar warga dapat berinteraksi sekaligus menjaga kebersihan kawasan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
21 April 2026

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur meresmikan dan mulai mengoperasikan Waduk Aneka Elok di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung. Wali Kota Munjirin memimpin peresmian sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir dan penataan lingkungan.

kini

Waduk Aneka Elok berfungsi sebagai pengendali banjir sekaligus ruang publik bagi warga. Pemerintah mengimbau masyarakat menjaga kebersihan agar waduk tetap bermanfaat jangka panjang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Waduk Aneka Elok di Jakarta Timur resmi mulai beroperasi sebagai infrastruktur pengendali banjir sekaligus ruang publik bagi warga.
  • Who?
    Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, bersama jajaran Pemerintah Kota dan masyarakat Kelurahan Penggilingan.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Waduk Aneka Elok, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, wilayah Jakarta Timur.
  • When?
    Peresmian dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026.
  • Why?
    Pembangunan waduk bertujuan mengendalikan genangan dan banjir di kawasan rawan serta menyediakan ruang terbuka biru untuk warga sekitar.
  • How?
    Pemerintah meningkatkan kapasitas tampung waduk menjadi 41.152 meter kubik melalui pengerukan dan menjadikannya area publik dengan kegiatan sosial serta edukatif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari Selasa, Pak Wali Kota Munjirin buka waduk baru namanya Waduk Aneka Elok di Cakung, Jakarta Timur. Waduk itu buat nahan air biar gak banjir lagi waktu hujan. Waduknya besar banget dan bisa tampung banyak air. Di sana juga ada ikan, pohon, dan tempat orang main atau olahraga. Sekarang warga senang karena tempatnya jadi bersih dan indah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peresmian Waduk Aneka Elok menunjukkan langkah nyata pemerintah dalam membangun infrastruktur yang berpihak pada kesejahteraan warga. Dengan peningkatan kapasitas tampung air dan fungsi ganda sebagai ruang publik, waduk ini tidak hanya memperkuat sistem drainase Jakarta Timur, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan menyenangkan bagi masyarakat sekitar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mulai mengoperasikan Waduk Aneka Elok yang berlokasi di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Selasa (21/4/2026). Peresmian waduk ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir dan penataan lingkungan perkotaan.

Waduk Aneka Elok dibangun sebagai infrastruktur multifungsi yang tidak hanya berperan dalam mengendalikan genangan dan banjir, tetapi juga menyediakan ruang terbuka biru bagi masyarakat. Dengan berbagai peningkatan yang dilakukan, waduk ini diharapkan mampu memperkuat sistem drainase di wilayah Jakarta Timur.

1. Tingkatkan kapasitas tampung air secara signifikan

Peresmian waduk Aneka Elok yang berlokasi di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026). (Dok/jakarta.go.id)

Waduk Aneka Elok memiliki luas total 3,8 hektare dengan penampang basah mencapai 2,2 hektare. Melalui proses pengerukan yang telah dilakukan, kapasitas tampung waduk meningkat dari sebelumnya 32.370 meter kubik menjadi 41.152 meter kubik.

Peningkatan kapasitas ini dinilai sangat penting, terutama dalam menghadapi curah hujan tinggi yang kerap memicu genangan di wilayah Jakarta Timur. Dengan daya tampung yang lebih besar, waduk ini mampu mengoptimalkan pengelolaan air sekaligus mengurangi risiko banjir.

“Keberadaan Waduk Aneka Elok diharapkan dapat meningkatkan kinerja sistem drainase serta mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih optimal di wilayah Jakarta Timur,” ujar Munjirin.

2. Jadi solusi genangan di titik rawan

Peresmian Waduk Aneka Elok yang berlokasi di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026). (Dok/jakarta.go.id)

Munjirin menjelaskan, waduk ini menjadi solusi atas permasalahan genangan yang kerap terjadi di sejumlah titik rawan. Di antaranya adalah PHB Aneka Elok, Perumahan Taman Pulau Indah, serta Rusun Pinus Elok.

Dengan beroperasinya waduk ini, pemerintah berharap risiko banjir dan genangan di kawasan tersebut dapat berkurang secara signifikan, sehingga aktivitas warga tidak lagi terganggu saat musim hujan.

3. Difungsikan sebagai ruang publik dan edukasi warga

Peresmian Waduk Aneka Elok yang berlokasi di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026). (Dok/jakarta.go.id)

Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, Waduk Aneka Elok juga dirancang sebagai ruang publik yang mendukung aktivitas sosial dan edukasi masyarakat. Dalam peresmian tersebut, turut dilakukan berbagai kegiatan seperti peninjauan kawasan, penebaran 5.000 benih ikan wates, penanaman pohon pelindung, hingga senam kebugaran bersama.

Pemerintah Kota Jakarta Timur juga memberikan apresiasi kepada tiga kecamatan pemenang lomba penangkapan ikan sapu-sapu terbanyak yang diselenggarakan Baznas Bazis Jakarta Timur.

Salah satu warga RW 09 Kelurahan Penggilingan, Nurhayati, mengaku senang dengan hadirnya waduk ini. Menurutnya, selain membantu mengurangi genangan, waduk juga menjadi ruang interaksi baru bagi warga.

“Alhamdulillah waduk ini sudah bisa dimanfaatkan. Kami senang, selain untuk olahraga juga bisa menjadi tempat berkumpul warga,” ujarnya.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan waduk dengan tidak membuang sampah sembarangan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Editorial Team