Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 8-11 Juni di Wilayah Ini
Ilustrasi gelombang tinggi. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi berlaku 8–11 Juni 2026 di sejumlah perairan Indonesia, dipicu pola angin kuat dari timur hingga tenggara dengan kecepatan mencapai 25 knot.
  • Gelombang sedang 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda hingga Laut Arafuru; masyarakat dan pelaku pelayaran diminta waspada terhadap risiko keselamatan.
  • Gelombang tinggi 2,5–4 meter diprakirakan melanda selatan Jawa hingga NTT, sementara beberapa wilayah Indonesia juga berpotensi mengalami hujan lebat dan cuaca berawan selama periode tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
8 Juni 2026

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Prakiraan cuaca juga dikeluarkan untuk berbagai daerah dengan potensi hujan lebat hingga ringan.

8–11 Juni 2026

BMKG memprakirakan gelombang kategori sedang setinggi 1,25–2,5 meter terjadi di Laut Jawa hingga Laut Arafuru. Gelombang tinggi 2,5–4 meter berpotensi terjadi di selatan Jawa hingga NTT dan Samudra Hindia barat Aceh.

11 Juni 2026

Peringatan dini BMKG tentang gelombang tinggi berakhir pada pukul 07.00 WIB sesuai masa berlaku yang ditetapkan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    BMKG mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia serta imbauan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem.
  • Who?
    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga resmi yang memantau dan menyampaikan informasi cuaca serta masyarakat, nelayan, dan pelaku pelayaran yang berpotensi terdampak.
  • Where?
    Peringatan mencakup Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Nusa Tenggara Timur, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda, Laut Arafuru, serta beberapa wilayah pesisir Indonesia lainnya.
  • When?
    Peringatan berlaku mulai Senin, 8 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga Kamis, 11 Juni 2026 pukul 07.00 WIB sesuai jadwal pengamatan BMKG.
  • Why?
    Kondisi angin dengan kecepatan tinggi antara 5–25 knot dari berbagai arah menyebabkan peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan Indonesia sehingga menimbulkan risiko keselamatan pelayaran.
  • How?
    BMKG memantau pola angin dan kondisi sinoptik nasional lalu mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat waspada terhadap gelombang setinggi 1,25–4 meter serta potensi hujan lebat di beberapa daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
BMKG bilang laut di Indonesia lagi bisa punya ombak tinggi dari tanggal 8 sampai 11 Juni 2026. Anginnya kencang banget di laut selatan dan barat, jadi ombaknya bisa sampai empat meter. Orang yang naik kapal atau nelayan diminta hati-hati supaya tidak bahaya. Di beberapa tempat juga bisa hujan deras dan petir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peringatan dini BMKG menunjukkan kesiapsiagaan lembaga ini dalam melindungi masyarakat maritim melalui pemantauan angin dan gelombang secara rinci di berbagai wilayah perairan. Informasi yang disampaikan tidak hanya membantu pelaku pelayaran mengantisipasi risiko, tetapi juga mencerminkan transparansi dan ketepatan analisis cuaca yang mendukung keselamatan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia yang berlaku mulai hari ini, Senin (8/6/2026) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (11/6/2026) pukul 07.00 WIB. 

Berdasarkan kondisi sinoptik BMKG, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 5-20 knot. Sementara di wilayah selatan Indonesia, angin bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 6-25 knot. 

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda, dan Laut Arafuru. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan Indonesia. 

BMKG mengimbau masyarakat dan pelaku pelayaran agar waspada terhadap risiko keselamatan pelayaran akibat gelombang tinggi, terutama bagi nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri.

1. Gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di Laut Jawa hingga Laut Arafuru

Ombak besar di laut Jawa. (ANTARAFOTO/Oky Lukmansyah)

BMKG mencatat, gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia selama periode 8–11 Juni 2026. 

Gelombang kategori sedang diprakirakan terjadi di Selat Malaka bagian utara, Laut Jawa bagian barat hingga timur, Selat Makassar bagian tengah hingga selatan, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, Laut Arafuru, hingga Samudra Pasifik utara Papua. 

BMKG mengingatkan kondisi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. 

Risiko juga dapat terjadi pada kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

2. Gelombang tinggi 2,5-4 meter berpotensi di selatan Jawa hingga NTT

Ilustrasi ombak besar (IDN Times/Sunariyah)

BMKG juga memperingatkan potensi gelombang kategori tinggi dengan ketinggian mencapai 2,5-4 meter di Samudra Hindia barat Aceh, barat Kepulauan Nias, barat Bengkulu, selatan Banten, selatan Jawa, hingga perairan selatan NTB dan NTT. 

BMKG menyebut, kondisi itu berisiko terhadap keselamatan pelayaran kapal nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. 

Selain itu, kapal tongkang berisiko terdampak apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter, serta kapal feri apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

3. Prakiraan cuaca di wilayah Indonesia 8 Juni 2026

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peta peringatan dini hujan untuk Senin, (8/6/2026). (dok. Instagram BMKG)

Selain waspada gelombang tinggi, BMKG juga meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kepulauan Bangka Belitung dan Sulawesi Barat. 

Di wilayah Indonesia bagian barat, potensi hujan petir diprakirakan terjadi di Padang, Tanjung Pinang, dan Palembang. Sementara hujan ringan berpotensi terjadi di Banda Aceh, Medan, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangkaraya. 

Selain itu, cuaca berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Pekanbaru, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Adapun udara kabur berpotensi terjadi di Banjarmasin. 

Sementara di wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan diprakirakan terjadi di Mamuju, Palu, Kendari, Manado, Ambon, Sorong, Nabire, dan Merauke. 

Kemudian kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Gorontalo, Ternate, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya. 

Editorial Team

Related Article