Jakarta, IDN Times - Pihak berwenang di Maroko pada Jumat (24/6/2022), mengatakan ada 18 orang yang tewas ketika mencoba menyeberang ke Melilla, wilayah eksklave Spanyol di Afrika Utara. Ribuan migran mencoba menerobos pagar dan terlibat bentrokan dengan petugas perbatasan.
Awalnya, korban tewas disebutkan ada lima orang karena terjatuh dari pagar tinggi yang mengelilingi Melilla. Tapi jumlah korban bertambah menjadi 18 orang ketika beberapa dari mereka terinjak-injak saat berdesak-desakan.
Ratusan pasukan keamanan Maroko terluka dengan lima personel mengalami luka serius. Pihak Spanyol sendiri menjelaskan lebih dari 100 migran berhasil menyeberang dari Maroko ke Melilla.
