Jakarta, IDN Times - Indonesia menyampaikan empat seruan utama kepada dunia internasional untuk mempercepat implementasi komitmen global terkait air di tengah meningkatnya ancaman krisis air dunia. Seruan itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam forum internasional terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6 tentang air bersih dan sanitasi.
Dalam pidatonya, Arrmanatha menegaskan, persoalan air kini tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga menyangkut stabilitas global, pembangunan ekonomi, hingga masa depan sistem internasional.
Ia mengingatkan bahwa miliaran orang di dunia masih belum memiliki akses terhadap air minum aman, sanitasi layak, dan fasilitas kebersihan dasar.
“Air bukan sekadar sumber daya, air adalah kehidupan. Dan ketahanan air telah menjadi ujian utama pembangunan berkelanjutan,” kata Arrmanatha dalam pernyataan Kemlu RI, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, tantangan global terkait air kini semakin kompleks dengan munculnya ancaman baru dari perkembangan teknologi dan ekonomi digital.
