Comscore Tracker

Penantang Absen, Debat Capres Ukraina Hanya Dihadiri Petahana

Kontestasi politik antara presiden dan seorang komedian

Kiev, IDN Times - Sebuah kejadian unik mengiringi debat Pilpres Ukraina putaran kedua. Petro Poroshenko, salah satu kandidat sekaligus petahana, terpaksa berdebat dengan podium kosong pada Minggu (14/4/2019) malam setelah saingannya sekaligus penantang Volodymyr Zelensky, seorang komedian kondang, tidak hadir.

BBC memberitakan jika Poroshenko berbicara sendiri di atas panggung, di hadapan ribuan orang yang memadati Stadion Olimpiade Kiev tempat debat berlangsung. Padahal, keduanya sudah setuju akan bertemu saling beradu gagasan pekan silam. Namun tanggal pelaksanaan yang diusulkan malah berbeda satu sama lain.

Zelensky menyodorkan Jumat (19/4/2019) pekan ini, dua hari sebelum mereka kembali memperebutkan suara rakyat, sebagai hari yang tepat. Sedangkan Poroshenko memilih hari Minggu kemarin. Berselisih perihal tanggal pun berujung pada absennya salah satu kandidat. Poroshenko hadir sendiri.

1. Selama 45 menit, Petro Poroshenko selaku presiden petahana hanya berbicara di samping podium kosong

Penantang Absen, Debat Capres Ukraina Hanya Dihadiri PetahanaBBC

Absennya Zelensky dimanfaatkan oleh presiden yang sudah menjabat sejak 2014 itu untuk menyerang habis sang lawan. Si bintang televisi disebutnya tak memiliki pengetahuan dan pengalaman memadai di bidang politik pemerintahan. Bahkan ia dianggap tidak sanggup menjabarkan ide-ide dan visinya di hadapan rakyat banyak.

"Jika dia bersembunyi dari rakyat lagi, kalau dia takut, kita akan mengundangnya lagi. Kami akan mengundangnya setiap hari ke setiap siaran langsung agar seisi Ukraina bisa melihat dengan jelas siapa yang akan memimpin mereka lima tahun ke depan," kata sosok 53 tahun tersebut dengan nada tegas.

Alhasil selama 45 menit, di samping podium kosong dan nyala lampu panggung, Poroshenko hanya berbicara perihal kompetensi Zelensky. Ribuan orang di luar stadion, yang berencana menyaksikan debat dari layar raksasa, hanya menonton Poroshenko menjawab pertanyaan dari para wartawan.

2. Selama memerintah, Poroshenko dianggap tidak serius memerangi korupsi dan memperbaiki ekonomi

Penantang Absen, Debat Capres Ukraina Hanya Dihadiri PetahanaReuters/Valentyn Ogirenko

Kantor berita Associated Press melaporkan jika peluang Poroshenko merengkuh masa jabatan kedua agaknya masih terlampau kecil. Di putaran pertama yang berlangsung pada 31 Maret lalu, pria yang maju lewat jalur perseorangan itu hanya mengumpulkan 15,95% suara. Zelensky malah berhasil meraup 30,24%.

Dalam berbagai poling yang dilakukan sejumlah lembaga dan stasiun televisi, Zelensky malah digadang-gadang menang dengan suara mayoritas di atas 50%. Tentu saja ini adalah hal menarik mengingat pengalaman sang penantang petahana perihal politik hanyalah sebagai presiden fiktif dalam serial komedi "Servant of the People".

Menurut banyak pengamat, Poroshenko di masa jabatan pertamanya terkesan tak cukup berbuat dalam memerangi korupsi dan memperbaiki ekonomi. Alih-alih berjanji melakukan perbaikan, ia lebih banyak menyoroti masa kampanye dengan menyebutnya sebagai "film bisu" serta menuding Zelensky takut bertarung gagasan.

Baca Juga: Komedian Sekaligus Capres Ukraina Tantang Lawan Tes Narkoba

3. Volodymyr Zelensky jadi pusat perhatian di Pilpres Ukraina 2019 meski minim pengalaman politik

Penantang Absen, Debat Capres Ukraina Hanya Dihadiri PetahanaReuters/Valentyn Ogirenko

Zelenksy, 41 tahun, memang dikenal unik lantaran mengabaikan hal-hal yang lumrah dilakukan dalam kampanye politik. Ayah dari dua orang anak itu tidak pernah melakukan kampanye terbuka dan hanya bersedia diwawancara beberapa kali. Dirinya lebih suka berkomunikasi dengan para pendukung melalui media sosial.

Namun ada satu hal yang agaknya menambah kebimbangan swing voter. Pandangan politiknya tidak jelas, terlepas dari usaha menjadi alternatif yang baru dan berbeda bagi percaturan politik Ukraina. Namun pada beberapa kesempatan ia menyuarakan integrasi dengan UE, NATO, perang melawan korupsi, pembukaan investasi dan pajak.

Dengan janji perubahan di segala sektor, Zelensky tampaknya masih menjadi favorit dalam Pemilu putaran kedua yang berlangsung akhir pekan ini.

Baca Juga: Pemilu Ukraina: Petahana Melawan Komedian dan Diprediksi Kalah

Achmad Hidayat Alsair Photo Verified Writer Achmad Hidayat Alsair

Separuh penulis, separuh mahasiswa tua, separuh orang-orangan sawah.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya