Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ada Tumor di Paru, Paus Leo Vatikan Akan Segera Dioperasi
potret Pemimpin Vatikan, Paus Leo XIV (commons.wikimedia.org/Edgar Beltran)
  • Paus Leo XIV akan menjalani operasi pengangkatan tumor paru-paru yang terdeteksi sangat dini dan terlokalisasi, mengikuti rekomendasi dokter.
  • Operasi dijadwalkan berlangsung di Rumah Sakit Rome's Gemelli, dengan masa pemulihan sekitar sepekan sebelum Paus dapat kembali beraktivitas.
  • Jika pemulihan melampaui sepekan, kunjungan Paus ke Peru, Argentina, dan Uruguay pada 7–16 November berpotensi ditunda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemimpin Tertinggi Tahta Suci Vatikan, Paus Leo XIV, mengatakan, dirinya akan segera menjalani operasi dalam beberapa hari mendatang. Ia menjelaskan, tindakan medis ini dilakukan untuk mengangkat tumor yang kini bersarang di paru-parunya.

“Selama pemeriksaan medis baru-baru ini, ditemukan benjolan di paru-paru saya. Benjolan tersebut terdeteksi pada stadium yang sangat dini dan sangat terlokalisasi. Para dokter yakin bahwa intervensi adalah langkah yang tepat. Jadi, mengikuti saran mereka, saya memutuskan untuk menjalani operasi pengangkatan. Operasi sudah direncanakan dalam beberapa hari mendatang,” kata Paus dalam pidato mingguan di Lapangan Santo Petrus, Minggu (11/10/2026), seperti dilansir Times of Israel.

1. Operasi akan dilakukan di Rumah Sakit Rome's Gemelli

potret Rumah Sakit Rome's Gomelli (commons.wikimedia.org/Sergio D’Afflitto)

Dalam kesempatan lain, kantor pers Pemerintah Vatikan mengatakan bahwa Paus Leo XIV akan segera dioperasi di Rumah Sakit Rome's Gemelli. Rumah sakit tersebut memang diperuntukan khusus untuk penanganan medis Paus. Namun, mereka tidak memberi tahu kapan operasi akan dimumai.

Kantor pers Vatikan menambahkan, proses pemulihan operasi akan memakan waktu selama kurang lebih satu pekan. Setelah itu, Paus baru boleh diizinkan pulang untuk kembali menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Namun, jika pemulihan berjalan lebih dari sepekan, maka Paus akan menunda kunjungan kerjanya ke negara-negara Amerika Latin sampai benar-benar pulih.

2. Paus Leo XIV tidak pernah dikabarkan sakit

Wali Kota Chicago, Brandon Johnson (kanan), sedang bertemu dengan Pemimpin Vatikan, Paus Leo XIV (kiri), di Vatikan pada Jumat (29/5/2026). (x.com/ChicagosMayor)

Sebelum ini, Paus Leo XIV tidak pernah dikabarkan mengidap penyakit tertentu. Sebab, ia dikenal sebagai pribadi yang aktif dan sangat memperdulikan kesehatan tubuh. Ia juga rajin berolahraga tenis dan renang setiap pekan di Castel Gandafolo.

Oleh karena itu, kabar ini mengejutkan banyak pihak. Banyak yang tidak menyangka bahwa Paus terkena tumor paru-paru. Oleh karena itu, seluruh warga Vatikan mendoakan agar kondisi pria yang kini berusia 71 tahun itu cepat membaik agar bisa kembali menjalani aktivitas dengan normal.

3. Paus Leo XIV dijadwalkan akan berkunjung ke Peru

potret peta wilayah Amerika Latin (pexels.com/Arturo Anez)

Paus Leo XIV sendiri sudah dijadwalkan untuk melakukan kunjungan kerja ke negara Amerika Latin dari 7 sampai 16 November mendatang. Salah satu negara Amerika Latin yang akan ia kunjungi adalah Peru. Paus dikabarkan pernah tinggal di negara berbahasa Spanyol tersebut selama hampir dua dekade atau 20 tahun.

Selain Peru, Paus juga akan berkunjung ke Argentina dan Uruguay. Dalam kunjungan tersebut, ia akan bersilaturahmi dan membahas sejumlah hal strategis yang menyangkut kerja sama dalam berbagai bidang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article