Jakarta, IDN Times - Badan Kepolisian Nasional (NPA) Jepang melaporkan peningkatan tajam dalam jumlah akses mencurigakan yang berpotensi mengindikasikan serangan siber pada paruh pertama 2026. Sensor yang dipasang badan tersebut mendeteksi rata-rata 13.687 akses mencurigakan per alamat IP setiap hari. Angka tersebut meningkat lebih dari 50 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Akses mencurigakan tersebut terdeteksi melalui sensor yang dirancang, guna memantau aktivitas pemindaian oleh peretas untuk mencari kerentanan dalam sistem komputer sebelum melancarkan serangan siber, dilansir NHK News pada Minggu (11/10/2026).
