TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Rancangan Brexit Disepakati, PM Inggris Pimpin Sidang Kabinet

Diperkirakan rancangan itu akan disepakati kedua belah pihak

ANTARA FOTO/REUTERS/Toby Melville

Jakarta, IDN Times - Rancangan perjanjian pemisahan Inggris dari Uni Eropa (Brexit) telah disetujui oleh Inggris dan Uni Eropa. Perdana Menteri Inggris, Theresa May dijadwalkan memimpin sidang kabinet khusus pada Rabu (14/11).

Dilansir dari BBC, pada Selasa (13/11) seorang sumber yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa rancangan perjanjian Brexit--pada tingkat teknis-- telah disepakati oleh para pejabat dari kedua belah pihak, dan tentunya hal tersebut sudah melalui proses perundingan dalam pekan ini.

Baca Juga: Tenaga Kerja Muda Eropa Alami Dampak Buruk Akibat Brexit, Apa Saja?

1. Sidang kabinet dilangsungkan pada hari ini

ANTARA FOTO/Stephanie Lecocq/Pool via REUTERS

Seorang sumber dari pemerintahan mengatakan kepada Xinhua bahwa sidang kabinet akan dilangsungan pada pukul 14.00 waktu setempat untuk mendiskusikan rancangan perjanjian yang telah dicapai oleh tim-tim perunding di Brussel, Belgia.

Perundingan ini juga akan membahas langkah-langkah berikutnya, "Para menteri kabinet sudah diminta untuk membaca dokumen tersebut sebelum sidang (kabinet) berlangsung," kata sumber itu seperti dikutip dari Antara.

2. Keputusan akan ditentukan di pengadilan Uni Eropa

ANTARA FOTO/REUTERS/Toby Melville

Jika semuanya lancar bagi PM May, kabinetnya akan menyetujui perjanjian tersebut pada hari ini. Keputusan tersebut akan terjadi di pengadilan Uni Eropa. Para pemimpin diperkirakan akan memberikan "rambu setuju" dalam pertemuan puncak di bulan ini.

Kesepakatan ini akan mencakup komitmen atas hak warga setelah Brexit, periode transisi 21 bulan yang diusulkan setelah keberangkatan Inggris.

Pernyataan hubungan di masa depan diperkirakan akan jauh lebih singkat, dengan pengaturan perdagangan jangka panjang Inggris dan Uni Eropa yang belum diselesaikan.

Baca Juga: Ini 3 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Brexit

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya