TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Erdogan Ingatkan PM Israel soal Serangan Polisi ke Al-Aqsa

Turki tak akan tinggal diam jika status quo diprovokasi

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan. (twitter.com/Recep Tayyip Erdoğan)

Jakarta, IDN Times - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menghubungi Perdana Menteri Israel, Isaac Herzog, guna membahas kondisi Masjid Al-Aqsa yang pekan lalu diserang oleh pasukan Israel. Erdogan menegaskan Turki tidak akan tinggal diam menghadapi segala provokasi dari Israel, terlebih serangan ini terjadi di bulan Ramadan.

Dikutip Anadolu, Senin (10/4/2023), Direktorat Komunikasi Turki mengonfirmasi kondisi dan situasi Al-Aqsa terkini jadi isu utama yang diangkat Erdogan.

Baca Juga: RI Desak PBB Ambil Langkah Nyata Pasca-Kekerasan Israel di Al Aqsa

1. Turki siap berperan untuk perdamaian Israel-Palestina

Erdogan, sekali lagi, mengangkat status quo Yerusalem tidak boleh diganggu dan diprovokasi. Selain itu, Erdogan juga menegaskan Turki siap berperan lebih untuk perdamaian Israel dan Palestina.

Erdogan pun meminta agar pasukan Israel tak lagi mengulangi serangan, terutama di bulan Ramadan.

2. Polisi Israel serang Masjid Al-Aqsa dua kali sehari

Puncak tensi Israel dan Palestina adalah serangan dari polisi Israel yang merangsek masuk ke dalam masjid pada 5 Maret 2023. Aksi ini pun dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari.

Pasukan Israel sempat menggerebek kompleks tersebut dan beberapa jam setelahnya kembali menyerang saat umat Muslim Palestina saat sedang salat Tarawih.

Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan, orang-orang berteriak karena diserang polisi Israel yang dengan pentungan.

Baca Juga: Erdogan Ngobrol dengan PM Israel, Angkat Isu Palestina

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya