Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Arab Saudi Cegat Dua Rudal Houthi Menuju Mekkah-Madinah
ilustrasi bendera Arab Saudi (pexels.com/Engin Akyurt)
  • Arab Saudi melaporkan mencegat dua rudal balistik Houthi menuju wilayah Mekkah dan Madinah; serpihannya jatuh di beberapa lokasi, termasuk Jeddah, Taif, Rabigh, dan Wadi Mughamas.
  • Houthi membantah menargetkan kota suci dan mengklaim serangan mereka menyasar bandara, instalasi energi, jalur pipa minyak, pangkalan udara, serta fasilitas Saudi Aramco.
  • Koalisi pimpinan Saudi menyebut rudal menargetkan Taif dan Yanbu, sementara AS memperbarui peringatan perjalanan Israel terkait ancaman serangan Houthi yang didukung Iran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Arab Saudi melaporkan pencegatan dua rudal balistik Houthi Yaman yang mengarah ke wilayah Mekkah dan Madinah pada Sabtu (24/10/2026). Serpihan dari hasil pencegatan tersebut dilaporkan jatuh di Jeddah, Taif, Rabigh, dan Wadi Mughamas di luar Mekkah, menurut laporan Jerusalem Post yang mengutip Pertahanan Sipil Arab Saudi.

Badan pertahanan sipil Arab Saudi menyatakan pihaknya langsung merespons jatuhnya serpihan tersebut. Pihak badan itu menyampaikan bahwa pertahanan sipil di wilayah Mekkah dan Madinah mulai merespons jatuhnya serpihan dari intersepsi dua rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi.

1. Houthi membantah tuduhan menyerang kota suci

ilustrasi bandara (pexels.com/Daniel Ponomarev)

Di sisi lain, bantahan keras disampaikan oleh Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, terkait tuduhan penargetan kota suci.

"Apa yang dipromosikan musuh Saudi tentang pasukan kami yang menargetkan wilayah suci Mekkah dan Madinah adalah kebohongan besar dan sangat besar,” katanya, dikutip Wion News.

Saree mengklaim kelompoknya justru menyerang tiga bandara, instalasi energi, jalur pipa minyak, dan pangkalan udara dalam 24 jam terakhir.

Target serangan tersebut diklaim meliputi Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara Internasional King Fahd di Dammam, bandara Najran, pangkalan udara Khamis Mushait, fasilitas Saudi Aramco di Yanbu, kilang Rabigh, serta stasiun pemompaan dan jalur pipa minyak mentah timur-barat.

2. Koalisi Saudi mencegat rudal di Taif dan Yanbu

ilustrasi peluncuran rudal (pexels.com/SpaceX)

Koalisi pimpinan Saudi menyatakan telah mencegat dua rudal yang menargetkan Taif dan Yanbu serta mengeluarkan peringatan bahaya potensial di empat wilayah barat. Peringatan tersebut mencakup Mekkah, Taif, dan Yanbu yang berada di jalur pesisir barat.

Kawasan Yanbu di pesisir Laut Merah merupakan pusat ekspor minyak utama yang memungkinkan pengangkutan minyak mentah melalui jalur pipa timur-barat tanpa melewati Selat Hormuz. Jalur tersebut dinilai sangat vital karena selat itu merupakan alur sempit yang rawan konflik.

3. AS memperingatkan eskalasi konflik di Timur Tengah

ilustrasi Amerika Serikat (pexels.com/Breet Sayles)

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) memperbarui peringatan perjalanan untuk Israel pada level 3 terkait ancaman serangan oleh Houthi yang didukung Iran. AS menyebut peringatan itu merujuk pada serangan Houthi sebelumnya terhadap bandara sipil dan infrastruktur penting Arab Saudi yang menimbulkan korban dan gangguan perjalanan, di tengah pecahnya gencatan senjata bertahun-tahun, serangan bandara Riyadh yang menewaskan 13 orang, dan perintah evakuasi staf kedutaan non-esensial.

Sementara itu, Saba News Agency yang terafiliasi Houthi melaporkan bahwa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Yaman mengutuk serangan di Sanaa. Laporan tersebut menggambarkan peristiwa di lingkungan Asr dan serangan pabrik semen di distrik Hamdan, Kegubernuran Sanaa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article