Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bandara Internasional King Fahd Arab Saudi Diserang, Ulah Houthi?

3 min read
Bandara Internasional King Fahd Arab Saudi Diserang, Ulah Houthi?
potret Bandara Internasional King Fahd, Arab Saudi (commons.wikimedia.org/Hmn1988)
  • Serangan di Bandara Internasional King Fahd, Dammam, menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya, serta merusak sejumlah area dan fasilitas bandara.
  • GACA masih menyelidiki pelaku serangan bandara. Pada hari yang sama, lima drone yang menyasar beberapa wilayah Saudi dilumpuhkan, sementara insiden di fasilitas Aramco menewaskan dua orang.
  • Rangkaian serangan terjadi saat tensi Arab Saudi dan Houthi meningkat, meski otoritas belum secara eksplisit menyatakan Houthi sebagai pelaku serangan-serangan tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Bandara Internasional King Fahd yang terletak di Kota Dammam, Arab Saudi, dikabarkan diserang pada Rabu (21/10/2026) malam waktu setempat. Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi (GACA) mengatakan, serangan itu menewaskan 1 orang, sedangkan 8 lainnya terluka. Korban luka saat ini sudah dirawat di rumah sakit terdekat. 

Selain menimbulkan korban tewas dan korban luka, GACA menjelaskan, serangan ini juga merusak sejumlah area dan fasilitas yang ada di Bandara King Fahd. GACA saat ini masih mengidentifikasi kerusakan apa saja yang dialami bandara tersebut pascaserangan ini.

  1. 1. Dalang serangan belum diketahui

    Tanda tanya.
    ilustrasi belum diketahui (pexels.com/Pixabay)

    Hingga saat ini, dalang serangan di Bandara Internasional King Fahd belum diketahui. GACA mengatakan masih akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa dalang utama di balik serangan tersebut. Badan tersebut berjanji akan segera mengungkap pelaku serangan ke publik jika penyelidikan sudah menemui titik terang. 

    Bandara King Fahd sendiri sebelumnya memang sering menjadi target serangan sejak Arab Saudi berperang dengan Houthi pada Juli lalu. Serangan terakhir ke bandara ini terjadi pada 11 Oktober lalu. Namun, serangan kala itu hanya menyebabkan kerusakan di sejumlah area bandara, tidak menimbulkan korban tewas atau korban luka. 

  2. 2. Serangan juga terjadi di fasilitas minyak Aramco

    Perusahaan minyak Aramco.
    perusahaan minyak Aramco (commons.wikimedia.org/Carlos Figueroa Rojas)

    Sebelumnya, yakni pada Rabu pagi waktu setempat, serangan juga terjadi di fasilitas minyak milik perusahaan energi nasional Arab Saudi, Aramco, yang ada di Kota Shaybah. Angkatan bersenjata Arab Saudi melaporkan, pihaknya berhasil menembak jatuh sejumlah drone yang menyasar fasilitas milik perusahaan tersebut. Sayangnya, serpihan drone musuh yang ditembak jatuh militer Arab Saudi menimpa sejumlah orang di sekitar lokasi serangan. Akibatnya, 2 orang tewas dan 2 lainnya terluka. 

    Militer Arab Saudi menambahkan, pihaknya pada Rabu kemarin berhasil melumpuhkan lima drone yang ditembakkan oleh musuh. Drone-drone tersebut menyasar sejumlah wilayah yang ada di Arab Saudi, termasuk sejumlah provinsi di wilayah timur dan wilayah Madinah. Namun, tidak diketahui siapa pihak yang meluncurkan drone-drone tersebut. Dalam pernyataannya, militer Arab Saudi juga tidak menyebut secara eksplisit bahwa serangan tersebut datang dari Houthi.

  3. 3. Serangan terjadi di tengah meningkatnya tensi Arab Saudi dan Houthi

    Juru Bicara Houthi, Yahya Saree, sedang berpidato di atas mimbar.
    Juru Bicara Houthi, Yahya Saree, sedang berpidato di atas mimbar. (commons.wikimedia.org/Wasfi Akab)

    Kendati demikian, semua serangan tadi terjadi di tengah meningkatnya tensi konflik antara Arab Saudi dan Houthi. Sebab, dalam beberapa pekan terakhir, Riyadh dan milisi asal Yaman tersebut saling adu serangan 

    Serangan terparah yang dilakukan Houthi ke Arab Saudi terjadi dua pekan lalu. Kala itu, Houthi menyerang Bandara Internasional King Khalid di Ibu Kota Riyadh sebanyak dua kali. Dilansir Xinhua News, serangan tersebut menewaskan total 17 orang dan melukai 333 lainnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More