vandalisme sebuah mobil di Tepi Barat oleh pemukim Israel (איאד חדאד, בצלם, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)
Penyerangan bermula ketika puluhan pemukim Israel bertopeng berlari menuruni bukit sambil membawa tongkat dan batu untuk menyerang petani Palestina di kebun zaitun. Kelompok pemukim tersebut membakar pohon zaitun serta tiga mobil warga, termasuk satu kendaraan milik tim pertahanan sipil Palestina.
Levine yang saat itu mengenakan rompi pers dan helm pelindung turut menjadi sasaran pengeroyokan saat berusaha mundur bersama warga. Sekitar lima hingga enam pemukim mengepung, mendorongnya ke tanah, dan terus memukuli serta menendangnya menggunakan tongkat selama kurang lebih 10 menit.
Para pelaku juga merampas kamera, ponsel, dompet, serta paspor milik jurnalis foto senior tersebut sebelum ia akhirnya diselamatkan oleh rekan jurnalis dan pemuda Palestina. Akibat serangan ini, Levine mengalami patah tulang rusuk, patah empat tulang belakang, luka tusuk, serta cedera parah pada jari tangan kiri yang membuatnya harus menjalani operasi di rumah sakit pada Sabtu.
"Mereka terus menendang saya berkali-kali, mungkin sekitar 50 kali. Beruntung saya memakai rompi antipeluru dan helm, jika tidak saya mungkin sudah tidak ada di sini," kata Levine dari ranjang Rumah Sakit Pemerintah Ramallah, dilansir ABC News.