Jakarta, IDN Times - Pemerintah Irak mengizinkan maskapai Iran mengoperasikan 40 penerbangan harian ke Bandara Internasional Najaf mulai Jumat (2/10/2026). Keputusan ini diambil setelah Baghdad memperoleh dispensasi khusus dari sanksi ekonomi Amerika Serikat (AS). Izin penerbangan ini diberikan guna mempermudah mobilitas jemaah ziarah dan pasien yang membutuhkan pengobatan.
Sebelumnya, operasional maskapai Iran ke Irak sempat lumpuh akibat sanksi Washington terhadap Teheran. Meski rute ke Najaf kembali dibuka, pemerintah Irak tetap melarang maskapai swasta Mahan Air masuk ke wilayahnya.
