Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa pemerintah Kuba telah membantu Rusia. Menurutnya, Havana sengaja merekrut warganya untuk ikut perang di Ukraina.
“Terdapat indikator kuat yang menyebut otoritas Havana tahu betul dan memperbolehkan atau memfasilitasi seleksi tentara dari warga Kuba untuk memperkuat militer Rusia,” ungkapnya, dikutip dari The Moscow Times, Kamis (16/4/2026).
Selama ini, Rusia dan Kuba dikenal sebagai sekutu dekat. Moskow bahkan sudah mengirimkan minyak ke Kuba di tengah blokade AS untuk membantu mengatasi krisis energi.
