Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Benarkah Inggris Mau Gabung Kembali ke Uni Eropa?
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham (commons.wikimedia.org/Number 10)
  • Andy Burnham membuka kemungkinan mengevaluasi kembali hubungan Inggris dengan Uni Eropa, tetapi belum mengumumkan kebijakan untuk kembali menjadi anggota.

  • Empat pilihan yang dibahas meliputi mempertahankan kondisi sekarang, customs union, single market, dan keanggotaan penuh UE.

  • Partai politik Inggris memberikan respons berbeda, sementara UE menyatakan pintu kerja sama terbuka dan keputusan bergantung pada masyarakat Inggris.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Haruskah Inggris mempertimbangkan kembali keanggotaan UE?
Vote Now
pemilu 2024

Dalam manifesto pemilu tersebut, Labour berjanji akan membuat Brexit berhasil dan menutup kemungkinan Inggris kembali bergabung dengan customs union atau single market.

Rabu (30/9/2026)

Andy Burnham mengatakan mempertahankan hubungan seperti sekarang merupakan salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan.

akhir tahun ini

Pertemuan tingkat tinggi Inggris-UE dijadwalkan berlangsung untuk membahas pilihan hubungan jangka panjang Inggris dengan Eropa.

Kini

Burnham membuka pembahasan mengenai perubahan hubungan Inggris dengan Uni Eropa secara lebih mendasar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Haruskah Inggris mempertimbangkan kembali keanggotaan UE?
Vote Now
  • What?
    Andy Burnham membuka kemungkinan mengevaluasi kembali hubungan Inggris dengan Uni Eropa, termasuk opsi kembali menjadi anggota.
  • Who?
    Andy Burnham, pemerintah Inggris, partai-partai politik Inggris, dan Uni Eropa terlibat dalam pembahasan tersebut.
  • Where?
    Pembahasan menyangkut hubungan Inggris dengan Uni Eropa dan akan dibicarakan dalam pertemuan tingkat tinggi Inggris-UE.
  • When?
    Pernyataan Burnham disampaikan Rabu (30/9/2026), sementara pertemuan tingkat tinggi dijadwalkan berlangsung akhir tahun.
  • Why?
    Burnham menilai pengaturan hubungan Inggris dengan UE setelah Brexit telah menimbulkan lebih banyak kerugian daripada manfaat.
  • How?
    Pemerintah akan menilai sejumlah opsi, mulai dari mempertahankan hubungan saat ini hingga customs union, single market, atau keanggotaan penuh UE.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Haruskah Inggris mempertimbangkan kembali keanggotaan UE?
Vote Now

Andy Burnham membicarakan beberapa pilihan hubungan Inggris dengan Uni Eropa. Inggris bisa tetap seperti sekarang, lebih dekat lewat aturan dagang, atau mungkin kembali menjadi anggota. Banyak partai politik memberi tanggapan berbeda. Uni Eropa bilang pintunya terbuka, tetapi Inggris belum memutuskan akan kembali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Haruskah Inggris mempertimbangkan kembali keanggotaan UE?
Vote Now

Keterbukaan terhadap beberapa pilihan memberi ruang bagi pemerintah Inggris untuk menilai hubungan dengan Uni Eropa secara lebih menyeluruh. Pembahasan itu juga mencakup kelebihan dan kekurangan setiap opsi serta membuka peluang pencarian konsensus. Di sisi lain, keputusan belum ditetapkan sehingga proses evaluasi masih dapat berlangsung sebelum kebijakan resmi dibuat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Haruskah Inggris mempertimbangkan kembali keanggotaan UE?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham membuka kemungkinan Inggris mempertimbangkan kembali keanggotaan Uni Eropa (UE) sebagai salah satu opsi, untuk membentuk ulang hubungan jangka panjang London dengan blok tersebut. Perdana Menteri Inggris itu mengatakan, pemerintah perlu melihat berbagai kemungkinan dan menilai apa yang realistis untuk dilakukan.

Burnham menilai, pengaturan hubungan Inggris dengan UE setelah Brexit saat ini telah menimbulkan “lebih banyak kerugian daripada manfaat”. Ia ingin pemerintah menentukan arah hubungan dengan Eropa untuk satu dekade ke depan, termasuk melalui pembahasan dalam pertemuan tingkat tinggi Inggris-UE yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun ini.

Namun, Burnham belum mengatakan pemerintah Inggris akan mengupayakan kembali keanggotaan UE. Ketika ditanya apakah dirinya ingin Inggris kembali bergabung dengan blok tersebut, ia menjawab bahwa pemerintah perlu “melihat opsi-opsi yang ada”

Pernyataan itu menjadi indikasi paling jelas sejauh ini, bahwa pemerintahan Burnham membuka ruang untuk membahas perubahan besar terhadap hubungan Inggris dengan UE. Langkah tersebut juga berpotensi menjadi salah satu isu yang membedakan partai-partai politik Inggris menjelang pemilu berikutnya.

1. Burnham buka empat pilihan hubungan dengan Uni Eropa

Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham. (Number 10, OGL 3, via Wikimedia Commons)

Dalam wawancara dengan BBC Radio, Burnham mengatakan dirinya tidak ingin persoalan hubungan Inggris dengan UE dibiarkan tanpa arah. Ia ingin pemerintah menjelaskan ke mana Inggris akan bergerak dalam 10 tahun mendatang.

“ Kami bisa tetap seperti sekarang. Itu jelas merupakan salah satu pilihan, jika masyarakat menganggap ini adalah posisi yang tepat untuk dipertahankan,” ujar Burnham, Rabu (30/9/2026).

Namun, ia mengatakan ada sejumlah opsi lain yang dapat dipertimbangkan. Salah satunya adalah gagasan mantan Menteri Keuangan George Osborne mengenai hubungan melalui customs union atau serikat pabean.

Opsi lainnya adalah single market atau pasar tunggal, seperti yang diusulkan Partai Liberal Demokrat. Burnham kemudian menyebut kemungkinan yang lebih jauh dengan istilah “all the way”, yang dalam konteks pertanyaan mengenai hubungan dengan UE mencakup kemungkinan kembali menjadi anggota blok tersebut.

“ Kami bisa melihat apa yang dikatakan George Osborne mengenai customs union, kami bisa melihat apa yang dikatakan Liberal Demokrat dalam konferensi mereka mengenai single market, atau kami bisa pergi sejauh itu,” katanya.

“Jadi jelas ada pilihan-pilihan yang perlu dipertimbangkan, dan kami harus melihat apa yang bisa dilakukan serta apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pilihan,” lanjut Burnham.

Ia juga mengakui dirinya pernah mendukung gagasan Inggris kembali bergabung dengan UE dalam masa hidupnya. Namun, Burnham menegaskan kondisi tersebut belum tentu menjadi posisi yang berlaku saat ini.

Pernyataan terbaru Burnham menandai perubahan nada dibandingkan posisi Partai Buruh dalam Pemilu 2024. Dalam manifesto pemilu tersebut, Labour berjanji akan membuat Brexit berhasil, sekaligus menutup kemungkinan Inggris kembali bergabung dengan customs union atau single market.

Mantan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer sebelumnya memilih pendekatan yang lebih terbatas dalam memperbaiki hubungan dengan UE. Pemerintahnya mendorong sejumlah bentuk kerja sama, termasuk penyelarasan standar pangan dengan UE, kesepakatan visa bagi anak muda, serta menghubungkan kembali industri Inggris dengan sistem perdagangan karbon UE.

Pertemuan tingkat tinggi Inggris-UE yang semula dijadwalkan pada musim panas kemudian ditunda hingga akhir tahun setelah pergantian perdana menteri. Burnham mengatakan pertemuan tersebut akan menjadi kesempatan untuk membahas pilihan hubungan jangka panjang Inggris dengan Eropa.

Ia juga berencana mempublikasikan rencana 10 tahun untuk mengubah perekonomian Inggris dalam momentum tersebut.

Dalam pidatonya pada konferensi Partai Buruh, Burnham mengatakan dirinya tidak menganggap hubungan Inggris dengan UE saat ini sudah cukup baik. Ia juga mengaitkan Brexit dengan persoalan kontrol terhadap imigrasi dan perekonomian.

Burnham mengatakan ingin menggunakan pertemuan yang dijadwalkan ulang itu untuk memaparkan “berbagai opsi” hubungan Inggris dengan Eropa. Ia juga berjanji mencari konsensus mengenai pilihan yang nantinya dapat memperjelas posisi Inggris.

Namun, belum ada rincian mengenai bentuk konsensus yang dimaksud maupun apakah salah satu opsi tersebut akan menjadi kebijakan resmi pemerintah.

2. Partai politik Inggris mulai merespons

ilustrasi bendera Inggris (unsplash.com/Michael Starkie

Kemungkinan perubahan arah hubungan Inggris dengan UE langsung mendapat tanggapan dari sejumlah partai politik Inggris.

Partai Konservatif menilai Burnham berusaha membuka kembali perdebatan Brexit. Wakil pemimpin Partai Konservatif Alex Burghart mengatakan, Labour tidak seharusnya mengaitkan persoalan ekonomi pemerintah saat ini dengan keputusan Brexit yang telah berlangsung lebih dari satu dekade lalu.

“Labour tidak bisa menyalahkan keputusan ekonomi mereka yang buruk pada sebuah pemungutan suara yang terjadi lebih dari satu dekade lalu,” kata Burghart.

Partai Reform UK juga menentang arah tersebut. Wakil pemimpinnya, Richard Tice, menuduh Burnham berupaya membawa Inggris kembali mendekati Brussel melalui jalur tidak langsung.

Sementara itu, Partai Liberal Demokrat justru telah mengusulkan hubungan yang lebih dekat dengan UE. Pemimpin partai tersebut, Ed Davey, mengatakan partainya memiliki rencana untuk memperkuat perekonomian dan pertahanan serta mengurangi pajak melalui keanggotaan Inggris dalam single market dan customs union.

“Bicara itu murah. Burnham harus berhenti dengan semua ‘mungkin’ dan mulai menegosiasikan kesepakatan yang lebih baik untuk Inggris hari ini,” ujar Davey.

Namun, juru bicara Liberal Demokrat untuk urusan Eropa, Al Pinkerton, menegaskan bahwa tidak ada proses untuk Inggris kembali bergabung dengan UE yang sedang berjalan. Menurutnya, jika Inggris suatu saat mengajukan kembali keanggotaan, negara tersebut pada praktiknya akan diperlakukan sebagai negara yang baru mengajukan keanggotaan.

Pinkerton juga mengatakan dukungan publik Inggris harus berkelanjutan dan Inggris perlu menunjukkan kepada negara-negara Eropa bahwa keterlibatan kembali tersebut juga memberikan manfaat bagi mereka.

3. UE buka pintu, keputusan ada di Inggris

bendera Uni Eropa (unplash.com/ALEXANDRE LALLEMAND)

Dari pihak UE, Duta Besar UE untuk Inggris Jukka Salovaara sebelumnya mengatakan pintu kerja sama tetap terbuka. Namun, menurutnya, tingkat ambisi hubungan tersebut pada akhirnya perlu ditentukan oleh masyarakat Inggris.

“Pintunya terbuka, tetapi sangat bergantung pada masyarakat Inggris untuk menentukan dan memutuskan tingkat ambisi mereka ketika menyangkut pendalaman kerja sama dengan UE,” kata Salovaara.

Pernyataan tersebut menempatkan perdebatan Brexit dalam konteks baru. Setelah Inggris secara resmi meninggalkan UE, perdebatan politik selama beberapa tahun lebih banyak berkisar pada bagaimana hubungan baru tersebut dijalankan.

Kini, Burnham membuka pembahasan mengenai apakah hubungan tersebut perlu diubah secara lebih mendasar.

Pilihan yang dibicarakan memiliki tingkat kedekatan berbeda. Inggris dapat mempertahankan hubungan seperti sekarang, mendekat melalui customs union, mempererat hubungan melalui single market, atau mempertimbangkan opsi kembali menjadi anggota UE.

Masing-masing pilihan juga membawa konsekuensi berbeda bagi hubungan perdagangan, regulasi, mobilitas, dan kebijakan Inggris. Burnham sendiri mengatakan pemerintah perlu melihat apa yang dapat dilakukan serta mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan setiap opsi.

Perubahan arah pembicaraan tersebut berpotensi menghidupkan kembali perdebatan mengenai Brexit dalam politik Inggris. Saat menjadi kandidat dalam pemilu sela Makerfield yang membawanya kembali ke parlemen, Burnham sebelumnya berjanji tidak akan “mengulang” perdebatan Brexit.

Ia juga saat itu mengatakan tidak mengusulkan agar Inggris mempertimbangkan kembali keanggotaan UE.

Kini, Burnham mengatakan opsi tersebut dapat dipertimbangkan bersama sejumlah pilihan lain. Perubahan posisi ini membuat isu hubungan dengan UE berpotensi menjadi salah satu garis pemisah dalam pemilu umum berikutnya.

Namun, belum ada keputusan bahwa pemerintah Inggris akan mengupayakan keanggotaan kembali di UE. Pernyataan Burnham sejauh ini masih berupa keterbukaan untuk mengevaluasi sejumlah opsi.

Pemimpin Partai Hijau Zack Polanski mengatakan Brexit telah membuat ekonomi Inggris lebih lemah dan kehidupan masyarakat serta pelaku usaha lebih sulit. Namun, ia menilai Burnham belum menawarkan langkah spesifik selain mempertahankan berbagai kemungkinan.

Partai Hijau secara terbuka mendukung Inggris kembali bergabung dengan customs union dan menyatakan keanggotaan penuh UE sebagai opsi yang mereka dukung.

Sementara itu, pemerintah Inggris harus terlebih dahulu menentukan arah kebijakan sebelum pembahasan lebih jauh dengan UE dilakukan. Pertemuan tingkat tinggi yang dijadwalkan akhir tahun akan menjadi salah satu forum penting untuk membicarakan masa depan hubungan tersebut.

Untuk saat ini, posisi Burnham adalah membuka pilihan, bukan mengumumkan keputusan Inggris untuk kembali ke UE. Perdebatan berikutnya akan menentukan apakah pembahasan tersebut berhenti pada penyesuaian hubungan pasca-Brexit atau berkembang menjadi pertanyaan yang jauh lebih besar mengenai masa depan Inggris di Eropa.

Sampaikan pilihanmu

Haruskah Inggris mempertimbangkan kembali keanggotaan UE?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article