Inggris Sebut Argentina Tidak Punya Kapabilitas Militer Rebut Falkland

- Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting menyatakan Argentina tidak memiliki kapabilitas militer untuk merebut Kepulauan Falkland dan Inggris menjamin keamanan serta pertahanannya.
- Ketegangan meningkat setelah Argentina menilai pengeboran minyak di Falkland ilegal; London menolak klaim Buenos Aires dan menegaskan dukungan pada penentuan nasib sendiri warga.
- Parlemen Falkland tetap tenang menghadapi klaim Argentina, merujuk referendum 2013 yang diawasi independen, ketika warga memilih tetap menjadi bagian dari Inggris.
Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting mengatakan bahwa Argentina tidak memiliki kapasitas militer untuk merebut Kepulauan Falkland pada Minggu (27/9/2026). Ia menjamin Inggris dapat menjamin keamanan dan pertahanan di Kep. Falkland
Beberapa bulan terakhir, Inggris dan Argentina sudah terlibat ketegangan. Sebab, Argentina menyebut perusahaan yang melakukan pengeboran minyak di Kep. Falkland beroperasi secara ilegal karena tidak mendapatkan izin darinya.
1. Sebut kondisi saat ini berbeda dari 1982

suasana di Stanley, Kepulauan Falklands (pexels.com/arcticdesire-com-polarreisen) Streeting menekankan bahwa kondisi saat ini berbeda seperti saat 1982. Menurutnya, Argentina tidak lagi memiliki kapasitas untuk dapat merebut Kep. Falkland dari Inggris.
“Selama ini Presiden Argentina, Javier Milei terus menyebarkan propaganda yang menyimpang dengan mengklaim bahwa Kep. Falkland adalah wilayah Argentina,” terangnya, dikutip dari Democrata.
Ia memastikan bahwa masalah antara Argentina dan Inggris sudah diselesaikan pada 1981 usai Perang Falkland. Menurutnya, mayoritas dari warga di Kep. Falkland juga memilih untuk menjadi bagian dari Inggris.
2. Inggris dukung penuh penentuan nasib sendiri warga Falkland

ilustrasi bendera Inggris Raya. (unsplash.com/chrislawton) Menanggapi pernyataan Milei, Inggris menyatakan dukungan penuh kepada penentuan nasib yang sudah diputuskan oleh warga Falkland. Pihaknya menekankan hubungan antara Inggris dan wilayah terluar didasarkan pada kerja sama dan kesamaan nilai-nilai.
London menolak pernyataan Buenos Aires yang melanjutkan penolakan terhadap prinsip penentuan nasib sendiri dari warga Falkland. Inggris menolak Argentina yang menggunakan forum internasional berbeda untuk mendorong klaimnya atas wilayah tersebut.
3. Parlemen Kep. Falkland tetap tenang dalam menghadapi klaim Argentina

ilustrasi bendera Argentina (pexels.com/mariano-di-luch) Pekan ini, Kepala Parlemen Kep. Falkland, Jack Ford mengatakan bahwa tidak ada yang baru dari klaim Argentina. Ia memastikan bahwa institusi di Falkland tetap tenang dan akan mendukung penuh keputusan dari warga.
“Klaim semacam ini sudah ditujukan oleh Kep. Falkland selama bertahun-tahun dan akan terus berlanjut. Kami akan melanjutkan apa yang harus kami lakukan,” ungkapnya, dikutip dari Mercopress.
Ford menyebut bahwa warga setempat sudah menentukan untuk tetap bergabung dengan Inggris dalam referendum tahun 2013. Pemungutan suara tersebut sah dan sudah diawasi langsung oleh lembaga independen.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















