Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Bulgaria, Rumen Radev mengatakan bahwa dua kapal komersial menjadi sasaran serangan drone di Laut Hitam. Sementara, serangan ini menjadi yang pertama di area perairan negara anggota NATO.
“Serangan ini tidak dapat diterima karena terletak di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Bulgaria. Ini jelas sebuah pelanggaran terhadap hukum maritim dan internasional,” terangnya, dikutip dari NBC News, Kamis (8/10/2026).
Sebelumnya, sejumlah drone yang diduga berasal dari Rusia sudah masuk ke Moldova dan Rumania. Bahkan, pekan lalu, sebanyak lima drone sudah masuk ke wilayah udara Moldova.
