Jakarta, IDN Times - Pemerintah Meksiko mempercepat pengesahan amendemen konstitusi pada Jumat (2/10/2026). Aturan hukum terbaru ini mewajibkan seluruh calon presiden melepaskan status kewarganegaraan ganda sebelum maju dalam pemilihan umum.
Kebijakan ini menjadi salah satu perubahan sistem ketatanegaraan paling strategis di Amerika Latin. Langkah tersebut memicu perdebatan sengit antara upaya menjaga kedaulatan negara dan potensi ancaman terhadap hak politik warga.
