Jakarta, IDN Times - Pemerintah China menolak sanksi terbaru Amerika Serikat (AS) yang menyasar sektor penerbangan Iran dan menyebut tindakan tersebut ilegal pada Selasa (22/9/2026). Langkah Beijing ini muncul sehari setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan bahwa pembatasan tersebut dapat melumpuhkan operasional maskapai penerbangan Tehran di seluruh dunia dalam hitungan hari.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menyampaikan kritik keras tersebut dalam sebuah konferensi pers. Ia menegaskan bahwa Beijing menentang tindakan sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional maupun persetujuan PBB.
“China secara konsisten menentang sanksi sepihak ilegal yang tidak memiliki dasar dalam hukum internasional atau otorisasi dari Dewan Keamanan PBB,” kata Guo, dikutip Straits Times.
