Comscore Tracker

Pencarian 'Tank Man' Hilang di Bing, Microsoft: Human Error

Hal ini memicu tuduhan kemungkinan adanya penyensoran

Washington, D.C, IDN Times - Perusahaan Microsoft angkat bicara mengenai hilangnya gambar "tank man" di mesin pencarian, Bing, dan mengatakan bahwa ini disebabkan oleh human error. Hilangnya gambar tersebut memicu adanya kemungkinan penyensoran pada saat itu. Bagaimana awal ceritanya?

1. Beberapa jam setelah masalah ini pertama kali dilaporkan, gambar tersebut kembali muncul di mesin pencarian Bing 

Pencarian 'Tank Man' Hilang di Bing, Microsoft: Human ErrorMicrosoft mengatakan ada human error setelah gambar 'Tank Man' di mesin pencarian Bing hilang. (Twitter.com/josephfcox)

Dilansir dari BBC, Microsoft mengatakan masalah tersebut disebabkan oleh adanya human error yang tidak disengaja dan pihaknya secara aktif bekerja untuk menyelesaikan masalah ini. Akan tetapi, Direktur Human Rights Watch, Kenneth Roth, mengatakan dia menemukan gagasan itu adalah kesalahan yang tidak disengaja sulit dipercaya. Beberapa jam setelah masalah ini pertama kali dilaporkan, gambar "tank man" mulai muncul lagi di Bing.

Mesin pencarian tersebut menunjukkan banyak hasil untuk gambar terkenal ketika pencarian dilakukan pada hari Jumat, 4 Juni 2021, waktu setempat. Microsoft Bing adalah salah satu dari sedikit mesin pencari asing yang tersedia di Tiongkok. Baik Bing maupun situs Microsoft lainnya, LinkedIn dilaporkan telah menyensorkan konten mereka di Tiongkok.

Baca Juga: Pelatihan Gratis, Microsoft Akan Bantu 50 Ribu Orang dapat Pekerjaan

2. Beberapa hal inilah yang membuat Microsoft bisa beroperasi di Tiongkok 

Pencarian 'Tank Man' Hilang di Bing, Microsoft: Human ErrorIlustrasi sistem keamanan Microsoft. (Pixabay.com/geralt)

Tak sedikit perusahaan-perusahaan asing, terutama perusahaan asal Amerika Serikat, yang bisa memulai kegiatan operasionalnya di Tiongkok dan salah satunya adalah Microsoft. Beberapa hal inilah yang membuat Microsoft bisa beropasi di Tiongkok seperti pada tahun 2009 lalu, di mana seorang kolumnis New York Times, Nicholas Kristof, menulis kolom tentang menerima hasil yang tampaknya disensor di Bing ketika mencari topik seperti Dalai Lama, Lapangan Tiananmen, dan Falun Gong dengan menggunakan karakter bahasa Mandarin yang disederhanakan. Pada tahun 2014 lalu, Bing telah menyensor hasil penggunaan bahasa Mandarin di Amerika Serikat untuk banyak istilah yang sama yang disensor oleh Bing di Tiongkok, seperti pencarian yang dilakukan oleh Nicholas Kristof.

Selain Microsoft, beberapa perusahaan asing lainnya juga meyakinkan Tiongkok agar bisa beroperasi seperti di negara-negara lainnya meski menghadapi penyensoran ketat. Seperti yang terjadi pada tahun 2016 lalu di mana Facebook saat itu sedang mengerjakan alat rahasia yang memungkinkan pihak ketiga melakukan penyensoran platform untuk pengguna dari Tiongkok dengan imbalan Tiongkok mengizinkan Facebook beroperasi di sana. Begitu juga dengan Google pada tahun 2018 lalu yang mengungkapkan proyek internal untuk membangun mesin pencari yang disensor yang diharapkan perusahaan akan memungkinkannya untuk masuk kembali ke Tiongkok.

3. Gambar 'Tank Man' diambil pada tanggal 5 Juni 1989 lalu 

Pencarian 'Tank Man' Hilang di Bing, Microsoft: Human ErrorMicrosoft mengatakan ada human error setelah gambar 'Tank Man' di mesin pencarian Bing hilang. (Twitter.com/KenRoth)

Foto dengan sebutan "Tank Man" ini diambil pada tanggal 5 Juni 1989 lalu setelah kampanye maut pemerintah Tiongkok untuk membersihkan Lapangan Tiananmen dari para demonstran. Banyak gambar penumpasan menunjukkan jalan-jalan di sekitar Beijing dilanda pembantaian dan kekacauan, tetapi gambar "Tank Man", sosok seorang pria dengan kemeja putih bersih, mencengkeram dua tas belanja, berdiri menantang di depan kendaraan lapis baja berukuran raksasa. Fotografer dan videografer untuk berita-berita internasional saat itu menangkap kebuntuan dari balokn hotel terdekat, ketika tank mencoba bermanuver di sekitar Tank Man dan nyaris saja menabraknya.

Gambar tersebut menjadi beberapa foto paling terkenal sepanjang abad ke-20. Para pejabat propaganda Tiongkok pernah menggunakan gambar Tank Man untuk membela penanganan protes oleh pemerintah, dengan alasan bahwa militer telah menahan diri dengan tidak membunuhnya. Akan tetapi, pemerintah justru bekerja untuk menghilangkan ingatan mengenai Tank Man, dengan menyensor gambar itu secara online serta menghukum mereka bagi yang menyebarkannya.

Seorang demonstran Tiananmen yang saat ini menjadi aktivis hak di Amerika Serikat, Yang Jianli, telah mengedarkan sebuah petisi pada tahun 2019 lalu dengan meminta Presiden Tiongkok, Xi Jinping, untuk mengungkapkan apa yang terjadi pada Tank Man. Yang menggambarkan Tank Man sebagai simbol, tindakan terakhir pembangkangan, serta gerakan tragis terakhir dalam protes di Tiananmen. Menurutnya, hanya rezim Tiongkok yang tahu apa yang terjadi padanya serta ini memiliki tanggung jawab untuk transparan mengenai kebenaran yang tidak hanya mengenai Tank Man, tetapi seluruh kebenaran mengenai peristiwa itu.

Baca Juga: Microsoft Dukung Media Eropa agar BigTech Bayar Penerbit Berita

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya