Comscore Tracker

Setelah Menghantam Kuba, Badai Eta Diprediksi Menuju Pantai Flordia

Sebelumnya, badai ini menghantam beberapa negara di sekitar

Florida, IDN Times - Badai tropis Eta telah menghantam wilayah Kuba pada hari Minggu, 8 November 2020, waktu setempat dan diprediksi akan menghantam sekitar wilayah Pantai Florida. Sebelumnya, badai ini telah menghantam beberapa negara yang berada di kawasan Amerika Tengah & Karibia. Bagaimana kondisi saat ini?

1. Pemerintah Florida telah menutup pantai, pelabuhan, dan lokasi pengujian COVID-19

Setelah Menghantam Kuba, Badai Eta Diprediksi Menuju Pantai FlordiaRoadmap badai Eta di kawasan Kuba dan Amerika Serikat. (Twitter.com/citydelraybeach)

Dilansir dari The Guardian, badai tropis Eta telah melanda seluruh Kuba dan akan menuju Florida dengan para pejabat Florida telah mempersiapkan diri untuk menghadapi badai Eta. Tak hanya itu, pemerintah Florida juga menutup beberapa tempat seperti pantai, pelabuhan, dan lokasi pengujian COVID-19. Pusat Badai Nasional Amerika Serikat di Miami telah mengumumkan peringatan badai dan gelombang badai dari Ocean Reef ke Dry Tortugas, termasuk Teluk Florida.

Badai trops Eta diketahui memiliki kecepatan angin sekitar maksimum 65 mph pada hari Minggu, 8 November 2020, sore waktu setempat yang berpusat di utara wilayah Kuba. Badai tersebut bergerak ke barat laut dengan kecepatan 14 mph. Di wilayah Kuba, badai Eta telah membanjiri sungai dan zona pesisir di Kuba, di mana sebanyak 25.000 warga Kuba telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. 

Untuk jumlah korban di Kuba, sampai saat ini tidak ada laporan kematian yang terjadi setelah peristiwa tersebut.

2. Hujan deras telah melanda kawasan Florida sebelumnya

Di wilayah Oakland Park, Florida, sebelumnya telah terjadi hujan deras dan seorang petugas informasi publik Oakland Park, David Rafter, mengatakan pihaknya telah bekerja sepanjang malam dan sepanjang hari untuk menangani masalah banjir dengan berbagai cara maksimal. Setidaknya di kawasan Florida Selatan yang meliputi beberapa sekolah ditutup untuk sementara waktu karena potensi dampak badai tropis Eta.

Walikota Miami-Dade, Carlos Gimenez, mengatakan angin memiliki kecepatan 40-60 mph dan kemungkinan bisa terjadi tornado pada hari Senin, 9 November 2020, waktu setempat. . Ia juga menambahkan kondisi tanah sudah jenuh setelah hujan selama berhari-hari sehingga banjir menjadi pusat perhatian utama pemerintah setempat. Peringatan badai tropis Eta juga telah berlaku untuk Cayman Islands dan Bahama

Baca Juga: Ratusan Orang Terkubur di Guatemala Usai Badai Eta Pergi 

3. Di beberapa negara yang dilanda badai tropis Eta sebelumnya

Setelah Menghantam Kuba, Badai Eta Diprediksi Menuju Pantai FlordiaSituasi Guatemala setelah terjadi bencana badai tropis Eta. (Twitter.com/usembassyguate)

Sebelum melanda Kuba, badai tropis Eta telah melanda beberapa negara seperti Guatemala, Meksiko, hingga Honduras. Di Guatemala menjadi negara yang paling parah dengan jumlah korban hilang sudah mencapai lebih dari 100 orang dan jumlah korban tewas dikabarkan telah mencapai 27 orang. Sekitar 60.000 orang yang berada di Guatemala telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Sedangkan di Meksiko, jumlah korban tewas akibat bencana ini telah mencapai 20 orang, serta di Honduras seperti yang dilaporkan oleh salah seorang pejabat setempat telah mencapai 21 orang. Badan Meteorologi Nasional Meksiko mengatakan sirkulasi luas badai tropis Eta menyebabkan hujan lebat di semenanjung Yucatan dan di kawasn tenggara Meksiko. 

Hujan deras diperkirakan akan berlangsung hingga hari Senin, 9 November 2020, waktu setempat dan akan melanda beberapa wilayah negara bagian seperti Chiapas, Oaxaca, Quintana Roo, Tabasco, dan Yucatan.

Baca Juga: Badai Eta Hantam Amerika Tengah, 57 Orang Meninggal 

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya