Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Lebanon, Youssef Rajji, dilarang pergi ke kantor demi alasan keamanan. Menurut laporan surat kabar Lebanon, An-Nahar, pada Minggu (6/9/2026), hal ini karena Rajji sempat mendapat ancaman berbahaya dari kelompok teroris sekitar dua bulan yang lalu. Namun, tidak disebutkan apa nama kelompok teroris yang dimaksud.
Seorang sumber anonim yang dekat dengan Rajji mengatakan, sang Menlu diancam akan disakiti dan dibunuh oleh kelompok teroris. Oleh karena itu, aparat keamanan Lebanon melarang Rajji pergi ke kantor dan menyarankannya untuk bekerja dari rumah. Rajji sudah memberitahukan hal ini kepada Presiden Lebanon, Joseph Aoun. Aoun juga sudah memberi lampu hijau kepada Rajji untuk menjalankan tugasnya sebagai Menlu dari rumah.
