Jakarta, IDN Times - Kepolisian Mesir menangkap enam jurnalis dari media pemeriksa fakta independen, Matsaddash, pada Kamis (1/10/2026). Tindakan terhadap awak redaksi media digital ini memicu keprihatinan terkait kebebasan pers di negara tersebut.
Otoritas keamanan menuduh para jurnalis menyebarkan berita bohong yang terhubung dengan organisasi terlarang. Namun, manajemen Matsaddash secara tegas menolak tuduhan itu dan menekankan bahwa mereka selalu bekerja secara independen.
