Jakarta, IDN Times - Hizbullah menegaskan tidak akan melucuti senjata mereka seperti yang diinginkan oleh Israel. Sebab, Hizbullah ingin tetap membalas serangan Israel ke Lebanon yang sudah dilakukan sejak 2 Maret lalu.
Selain itu, mereka menyebut perlucutan senjata justru akan mengurangi kemampuan pertahanan Lebanon. Sebab, Hizbullah menilai Lebanon selama ini bergantung kepada mereka dalam hal pertahanan dan keamanan negara.
"Tidak ada yang namanya perlucutan senjata Hizbullah. Perlucutan senjata Hizbullah akan menghilangkan kemampuan pertahanan Lebanon dan kemampuan perlawanan serta rakyatnya sebagai pendahuluan menuju pemusnahan. Perlucutan senjata adalah pemusnahan dan ini adalah sesuatu yang tidak dapat kita terima," kata Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, dalam pidatonya di acara Hari Perlawanan dan Pembebasan yang memperingati mundurnya Israel dari Lebanon selatan pada 25 Mei 2000 pada Senin (25/5/2026) dilansir Jerusalem Post.
