Jakarta, IDN Times - Hizbullah mengatakan bahwa kelompoknya telah menembakkan roket ke wilayah utara Israel pada Kamis (9/4/2026). Serangan ini dilakukan setelah pasukan Israel melancarkan serangan besar-besaran di Lebanon, yang menewaskan 254 orang.
Dalam pernyataannya, Hizbullah mengatakan mereka menargetkan permukiman Israel di Manara sebagai respons terhadap pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel. Sekutu Iran itu menegaskan bahwa serangan mereka akan terus berlanjut sampai agresi Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap negara dan rakyat Lebanon berhenti.
Sebelumnya, surat Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa sebuah rudal berhasil dicegat di wilayah Galilea Atas setelah diluncurkan dari Lebanon menuju Israel utara. Sirene serangan udara pun berbunyi di kawasan Galilee Panhandle usai peluncuran tersebut, dikutip dari Anadolu.
