Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Houthi Gempur Bandara King Khalid Arab Saudi, 3 Orang Tewas
potret Bandara Internasional King Khalid, Arab Saudi (panoramio.com/liton islam via commons.wikimedia.org/liton islam)
  • Serangan Houthi ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menewaskan tiga orang, termasuk pilot, melukai 36 orang, dan merusak satu pesawat Saudi Airlines.
  • Layanan Bandara King Khalid sempat dihentikan untuk mengantisipasi serangan lanjutan, tetapi seluruh aktivitas kini kembali normal; Presiden AS Donald Trump mengecam aksi tersebut.
  • Setelah menyerang Riyadh dan bandara Sanaa, Houthi memperingatkan penerbangan di udara Arab Saudi, sementara Saudi dan Yaman meningkatkan operasi balasan terhadap kelompok itu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Milisi Houthi dikabarkan telah melakukan serangan terbaru ke Bandara Internasional King Khalid di Kota Riyadh, Arab Saudi, pada Kamis (8/10/2026). Pemerintah Arab Saudi mengatakan, serangan itu menewaskan tiga orang, termasuk seorang pilot. Sementara itu, 36 orang lainnya mengalami luka-luka. 

Dalam keterangan terbarunya pada Jumat (9/10/2026), Arab Saudi mengatakan, serangan Houthi di Bandara King Khalid telah merusak satu pesawat milik Arab Saudi Airline. Dilansir Jerusalem Post, peristiwa ini juga membuat layanan di bandara sempat dihentikan sementara waktu untuk menghindari bahaya serangan lanjutan. Namun, seluruh aktivitas di bandara kini sudah kembali normal.

1. Donald Trump mengecam serangan Houthi ke Bandara King Khalid

potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/The White House via commons.wikimedia.org/The White House)

Serangan Houthi ke Bandara King Khalid ini langsung direspons oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Dalam pernyataannya kepada wartawan, Trump mengecam serangan tersebut. Selain itu, ia juga mengaku tidak senang dengan aksi Houthi karena telah menyerang Bandara King Khalid. 

“Tidak bagus. Itu (serangan Houthi ke Bandara King Khalid) bukan hal yang bagus. Saya tidak senang dengan itu,” ujar Trump ketika ditanya awak media pada Jumat, seperti dilansir Anadolu Agency.

2. Houthi sebelumnya juga menyerang bandara di Yaman

potret wilayah Yaman (pexels.com/Lara Jameson)

Usai menyerang Bandara King Khalid, Juru Bicara Houthi, Yahya Saree, langsung memberi peringatan kepada semua pesawat yang ingin melintas di wilayah udara Arab Saudi. Ia mengatakan, semua pesawat yang ingin melintasi wilayah udara Arab Saudi harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihaknya.  

"Penerbangan kemanusiaan ke dan dari Bandara Riyadh akan diizinkan untuk semua penerbangan yang disetujui oleh badan koordinasi Houthi di Sanaa,” tulis Saree dalam sebuah unggahan di media sosial X dikutip The New Arab.

Beberapa saat sebelum menyerang Bandara King Khalid, Houthi dikabarkan juga menyerang bandara internasional di Kota Sanaa, Yaman. Houthi mengklaim serangan tersebut menewaskan dua orang. Di sisi lain, Pemerintah Yaman mengatakan, serangan tersebut menyebabkan kebakaran hebat di sekitar area bandara.

3. Konflik antara Houthi dengan Arab Saudi dan Yaman makin panas

ilustrasi konflik Houthi dengan Arab Saudi dan Israel (unsplash.com/Saifee Art)

Serangan Houthi ke bandara di Arab Saudi dan Yaman ini membuat konflik yang terjadi di antara ketiga pihak semakin panas. Sebab, dalam beberapa hari terakhir, Houthi saling bertukar serangan dengan Riyadh dan Sanaa. 

Militer Arab Saudi mengatakan pihaknya telah melakukan serangan ke Sanaa untuk membalas Houthi selama 24 jam dari Kamis hingga Jumat. Di sisi lain, Yaman juga telah meluncurkan operasi bertajuk Dawn of Yemen untuk melawan Houthi. Operasi tersebut diluncurkan pada Senin (5/10/2026). Yaman mengklaim pihaknya telah berhasil membunuh 1.370 pasukan Houthi dalam operasi tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article