Jakarta, IDN Times - Houthi mendesak Arab Saudi untuk menghentikan agresi militernya terhadap mereka. Selain itu, milisi tersebut juga mendesak Riyadh berhenti membantu Yaman untuk menyerang mereka. Jika tidak, Houthi mengancam hal yang lebih buruk daripada serangan terbaru ke Bandara Internasional King Khalid akan segera terjadi kepada Arab Saudi.
"Kecuali musuh (Arab) Saudi menghentikan agresi dan campur tangannya di Yaman, yang lebih buruk akan terjadi, Insya Allah," demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Yaman yang kini dikuasai oleh Houthi dalam pernyataan yang disiarkan oleh stasiun televisi Al-Masirah pada Minggu (11/10/2026), seperti dikutip Jerusalem Post.
