Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ikut Misi Global Sumud Flotilla, Wartawan Republika Diculik Israel
Misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. (commons.wikimedia.org/Alpha bakemono)
  • Wartawan Republika, Bambang Noroyono alias Abeng, dilaporkan diculik tentara Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026.
  • Dalam video yang beredar di Instagram Republika Online, Abeng mengaku sedang ditahan dan meminta bantuan pemerintah Indonesia.
  • Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia terkait situasi yang dialami Bambang Noroyono.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Seorang wartawan Indonesia namanya Abeng ikut kapal bantu orang Palestina. Tapi tentara Israel nangkep dia dan bawa pergi. Abeng bilang di video kalau dia disekap dan minta tolong ke pemerintah Indonesia supaya dibebaskan. Sekarang belum ada kabar dari pemerintah tentang apa yang akan dilakukan untuk menolong Abeng.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meski situasi yang dialami Bambang Noroyono sangat berat, keberadaannya dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menunjukkan dedikasi tinggi terhadap nilai kemanusiaan dan solidaritas global. Video yang ia kirimkan juga menjadi bukti bahwa semangat untuk menyuarakan keadilan tetap hidup, bahkan di tengah tekanan dan risiko pribadi yang besar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wartawan asal Indonesia, Bambang Noroyono alias Abeng, menjadi korban penculikan oleh tentara Israel saat mengikuti pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026. Pernyataan itu disampaikan Abeng dalam sebuah video yang beredar dan diunggah akun Instagram Republika Online, Senin (18/5/2026).

“Saya Bambang Noroyono alias Abeng, saya warga negara Indonesia dan saya adalah partisipan pelayaran misi kemanusiaan global Sumut Flotilla 2026,” ujar wartawan Republika itu dalam video tersebut.

Ia kemudian meminta bantuan pemerintah Indonesia setelah mengaku berada dalam penahanan tentara Israel. “Jika Anda menemukan video ini, mohon disampaikan kepada pemerintah Republik Indonesia bahwa saya saat ini dalam penculikan tentara Zionis Israel,” katanya.

Abeng juga meminta pemerintah Indonesia untuk membebaskannya serta tetap mendukung perjuangan Palestina. “Saya mohon agar pemerintah Republik Indonesia membebaskan saya dari penculikan tentara penjajahan Zionis Israel dan meminta kepada pemerintah Republik Indonesia untuk tetap terus selalu mendukung kemerdekaan Palestina,” ucapnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia terkait video yang disampaikan Bambang Noroyono tersebut.

Editorial Team