potret kapal penjelajah Ticonderoga Class-USS Cape St. George (CG-71) yang sedang berlayar di Samudra Hindia tahun 2008 silam ketika mendukung operasi maritim di area armada ke-5 AS (commons.wikimedia.org/Dustin Kelling)
Pernyataan mengenai kemungkinan perluasan wilayah tempur disampaikan melalui rekaman video resmi yang dirilis kantor berita Fars. Otoritas pertahanan Iran menegaskan perluasan medan laut menjadi opsi untuk membalas setiap aksi militer lawan.
“Konflik telah melebar dari Teluk Persia dan Selat Hormuz ke Laut Merah, sehingga garis depan sangat mungkin meluas hingga mencapai Samudra Hindia,” kata Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Yahya Rahim Safavi, dilansir Daily Sabah.
Pernyataan itu menjadi kali pertama pejabat lingkaran inti Teheran secara terbuka menyebut Samudra Hindia sebagai target operasional. Militer Iran juga menyatakan sistem radar pertahanan mereka telah memantau pergerakan kapal perang asing yang melintas di kawasan tersebut.