Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran membantah terlibat dalam dugaan rencana serangan teror terhadap pangkalan udara RAF Fairford di Gloucestershire, Inggris pada Minggu (27/9/2026). Tuduhan itu mencuat setelah kepolisian Inggris menangkap lima pria yang dicurigai membawa bahan peledak di dekat area instalasi militer tersebut.
Pangkalan udara milik militer Inggris ini digunakan oleh angkatan udara Amerika Serikat (AS) untuk melancarkan operasi militer terhadap Iran. Kelima pria asal London yang berusia 20-an tahun tersebut telah dibebaskan dengan jaminan bersyarat pada Senin. Namun, kepolisian antiteror Inggris memastikan proses penyidikan kasus ini masih terus berjalan.
