Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran dikabarkan sudah bersedia untuk menyerahkan semua cadangan uraniumnya ke Amerika Serikat. Menurut laporan The New York Times pada Minggu (24/5/2026), kesepakatan itu diraih dalam negosiasi lanjutan antara AS dan Iran yang dimediasi Pakistan. Negosiasi itu digelar secara tidak langsung sejak Kamis (21/5/2026).
Presiden AS, Donald Trump, menyebut negosiasi dengan Iran berjalan lancar. Negosiasi itu menghasilkan sejumlah kesepakatan antara AS dan Iran. Di sisi AS, mereka bersedia untuk menyudahi sanksi ekonomi terhadap Iran dan akan meminta Israel berhenti menyerang Lebanon. Sementara itu, Iran bersedia membuka Selat Hormuz selama 60 hari dan menyerahkan uraniumnya ke AS.
