Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran diprediksi menelan kerugian ekonomi hingga 145 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp2,4 kuadriliun imbas perang dengan AS dan Israel sejak 28 Februari 2026. Prediksi ini didapat dari sumber internal pemerintah dan sumber intelijen Iran yang dikutip oleh Jerusalem Post pada Kamis (9/4/2026).
Selain menderita kerugian ekonomi, perang dengan AS dan Israel juga membuat banyak alutsista milik Iran rusak. Salah satu alutsista yang mengalami banyak kerusakan adalah mesin peluncur rudal. Tercatat, sekitar 160 sampai 190 mesin peluncur rudal balistik milik Iran telah rusak imbas perang dengan AS dan Israel.
Semua kerusakan ini menambah kerugian ekonomi yang dialami Iran akibat perang dengan AS dan Israel. Sebab, biaya perbaikan dari kerusakan tersebut tidak murah.
