Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran menyebut Selat Hormuz bisa kembali dibuka dalam tujuh hari atau sepekan lagi. Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan, pihaknya masih menunggu respons Amerika Serikat (AS) soal proposal terbaru yang mereka berikan. Araghchi memprediksi AS akan merespons proposal terbaru Iran dalam beberapa hari lagi.
"Saat ini, proses negosiasi masih berlangsung dan pesan-pesan sedang dipertukarkan melalui mediator," kata Araghchi dalam keterangannya kepada media Iran, Tasnim News Agency, Kamis (8/10/2026), seperti dilansir Anadolu Agency.
