Jakarta, IDN Times - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan, negaranya siap kembali pada kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS) yang dicapai pada Juni 2026. Namun, Teheran meminta Washington terlebih dahulu kembali memenuhi komitmennya dalam kesepakatan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian saat menghadiri KTT Shanghai Cooperation Organisation (SCO) di Kirgizstan, Selasa (1/9/2026). Pernyataan tersebut muncul setelah Iran dan AS kembali terlibat baku tembak untuk pertama kalinya dalam sekitar satu bulan.
“Jika AS kembali pada komitmennya dalam memorandum of understanding, Republik Islam Iran akan segera melakukan hal yang sama,” kata Pezeshkian, dikutip dari Euronews.
Kesepakatan yang dicapai pada Juni tersebut sebelumnya membuka jalan bagi penghentian pertempuran dan pembicaraan lebih luas mengenai perdamaian antara kedua negara.
